Batu Bara, Busertipikor.com Kepedulian terhadap masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui tugas menjaga keamanan dan ketertiban lalu lintas, tetapi juga melalui aksi sosial yang langsung menyentuh kebutuhan warga. Hal itulah yang dilakukan Satlantas Polres Batu Bara dalam kegiatan Minggu Kasih dengan membagikan bantuan sembako kepada masyarakat di Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara, Minggu (31/5/2026). Kegiatan…
RSUD H.OK Arya Zulkarnain Naik Kelas! Pemkab Batu Bara Bangun Ruang PICU dan Cathlab, Warga Tak Perlu Lagi Dirujuk ke Kota Besar
Pemerintah Kabupaten Batu Bara melalui Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) UPT RSUD H.OK Arya Zulkarnain terus memperkuat pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Di bawah kepemimpinan Direktur RSUD, Dr. Wahyu Nugraha, rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut resmi melakukan pembangunan dua fasilitas medis strategis yakni ruang PICU (Pediatric Intensive Care Unit) dan ruang Cathlab (Cardiac Catheterization Laboratory).
Pembangunan itu berada di lingkungan UPT RSUD H.OK Arya Zulkarnain yang beralamat di Jalan Datuk Kubah, Desa Kwala Gunung, Kecamatan Datuk Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (19/05/2026).
Langkah besar ini dinilai menjadi tonggak kemajuan layanan kesehatan di Kabupaten Batu Bara, sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat terhadap fasilitas medis modern tanpa harus dirujuk ke rumah sakit di kota besar seperti Medan.
Pemerintah Kabupaten Batu Bara membangun ruang PICU sebagai unit perawatan intensif khusus anak dengan kondisi kritis dan mengancam nyawa.
Adapun proyek pembangunan PICU tersebut memiliki rincian:
Nama kegiatan : Pembangunan PICU
Lokasi : RSUD Kabupaten Batu Bara
Nomor kontrak : 1998/PK/PPK/SP/RSUD-BB/III/2026
Nilai kontrak : Rp1.131.738.524,00
Masa pelaksanaan : 150 hari kalender
Sumber dana : DAK Kabupaten Batu Bara Tahun Anggaran 2026
Penyedia : CV Mahmud Gemilang
Konsultan pengawas : CV Puri Indah Konsultan.
PICU merupakan ruang perawatan intensif bagi bayi di atas usia satu bulan hingga anak usia 18 tahun yang membutuhkan pengawasan ketat selama 24 jam.
Dengan hadirnya fasilitas ini, pasien anak dengan kondisi darurat seperti gagal napas, kejang berat, sepsis, syok, hingga pasca operasi besar dapat ditangani secara maksimal oleh tenaga medis profesional dan peralatan khusus pediatri.
Direktur RSUD H.OK Arya Zulkarnain, Dr. Wahyu Nugraha, menyampaikan bahwa pembangunan PICU menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan anak di Batu Bara.
“Selama ini banyak pasien anak dengan kondisi kritis harus dirujuk ke luar daerah. Dengan adanya PICU, penanganan dapat dilakukan lebih cepat sehingga peluang keselamatan pasien semakin tinggi,” ujarnya.
Ruang Cathlab Jadi Senjata Baru Penanganan Serangan Jantung
Selain PICU, Pemerintah Kabupaten Batu Bara juga membangun ruang Cathlab sebagai fasilitas modern untuk tindakan jantung dan pembuluh darah.
Berikut rincian pembangunan ruang Cathlab:
Nama kegiatan : Pembangunan Ruangan Cathlab
Lokasi : RSUD Kabupaten Batu Bara
Nomor kontrak : 1994/PK/PPK/SPPBJ/RSUD-BB/III/2026
Nilai kontrak : Rp2.171.965.289,00
Masa pelaksanaan : 150 hari kalender
Sumber dana : DAK Kabupaten Batu Bara Tahun Anggaran 2026
Penyedia : CV Ridho Pratama
Konsultan pengawas : CV Albirru Konsultan.
Cathlab merupakan ruang khusus yang digunakan untuk prosedur diagnostik dan intervensi jantung secara minimal invasif menggunakan kateter dan teknologi pencitraan modern.
Keberadaan Cathlab sangat penting untuk menangani pasien serangan jantung akut, pemasangan ring jantung (stent), angiografi koroner, hingga tindakan gangguan irama jantung.
Dengan fasilitas ini, pasien serangan jantung di Kabupaten Batu Bara nantinya tidak perlu lagi menunggu lama untuk dirujuk ke rumah sakit di luar daerah.
“Cathlab menjadi langkah besar bagi RSUD H.OK Arya Zulkarnain menuju rumah sakit rujukan modern. Penanganan pasien jantung dapat dilakukan lebih cepat, tepat, dan efisien,” kata Dr. Wahyu Nugraha.
Pembangunan dua fasilitas strategis ini diyakini akan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan masyarakat Kabupaten Batu Bara secara signifikan.
Ruang Cathlab diharapkan mampu menurunkan angka kematian akibat penyakit jantung karena pasien dapat segera mendapatkan tindakan medis sesuai standar “door to balloon time” kurang dari 90 menit.
Sementara ruang PICU menjadi harapan baru bagi penanganan pasien anak kritis agar mendapatkan pelayanan intensif yang sesuai standar medis modern.
Selain meningkatkan kualitas pelayanan, keberadaan PICU dan Cathlab juga memperkuat posisi RSUD H.OK Arya Zulkarnain sebagai rumah sakit rujukan kesehatan unggulan di wilayah pesisir Sumatera Utara.
Pemerintah Kabupaten Batu Bara menegaskan bahwa pembangunan sektor kesehatan menjadi prioritas utama demi menghadirkan pelayanan kesehatan yang cepat, modern, dan merata bagi seluruh masyarakat.
(Red/Boys- 3)


