Wwwbusertipikor.com – Mandailing Natal – Seorang pria berinisial ZNT memberikan tanggapan saat dikonfirmasi terkait dugaan keterlibatannya dalam aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan perbatasan Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) dan Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Dalam percakapan melalui sambungan telepon WhatsApp dengan Ahmad Suleman, wartawan Trannusantara, pada 5 Agustus 2026, ZNT membantah masih memiliki alat…
Pemkab Madina Berkomitmen Penyerahan Bantuan Tepat Sasaran
Wwwbusertipikor.com -Siabu, – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) berkomitmen penyerahan batuan dilakukan dengan tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Hal tersebut disampaikan Bupati H. Saipullah Nasution saat menyerahkan bantuan sembako kepada keluarga kurang mampu, lansia, dan penyandang disabilitas wilayah Kampung Siaga Bencana (KSB) Saroha di Aula Kantor Camat Siabu pada Jumat, 7 Agustus 2026.
Dalam acara yang turut dihadiri Pj. Sekda Afrizal Nasution, Plt. Kadis Sosial Ahmad Duroni Nasution, dan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Parlin Lubis ini, Kabag Kesra Rahmad , Bupati Saipullah juga menyerahkan bantuan kepada 40 anak yatim.
“Saya minta kepada aparatur desa dan kelurahan untuk melakukan pendataan dengan baik sesuai fakta di lapangan. Data ini nantinya menjadi perhatian pemerintah pusat, provinsi, dan daerah,” kata Saipullah.

Bupati menegaskan, proses pendataan harus dilakukan secara jujur dan tidak memasukkan nama masyarakat yang sudah mampu seperti yang memiliki mobil atau sawah.
“Jangan sampai masyarakat miskin ekstrem tidak mendapatkan bantuan karena datanya tidak benar. Kebiasaan sebagian aparat desa hanya mendata keluarganya saja dan membiarkan masyarakat lain yang lebih layak,” tegas dia.
Untuk menjamin akurasi data, Saipullah mengungkapkan akan menugaskan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) turun langsung melakukan pendataan.
Kepada anak yatim yang menerima santunan, Bupati Saipullah berpesan agar rajin belajar dan menggunakan bantuan yang diterima untuk kepentingan pendidikan. “Gunakan bantuan ini sebaik-baiknya untuk sekolah. Kejar cita-cita setinggi-tingginya,” pesan dia.
Kadis Sosial Ahmad Duroni melaporkan, pada April 2026 pihaknya membentuk Kampung Siaga Bencana sebagai upaya kesiapsiagaan menghadapi bencana.
“Pada tahap awal, sebanyak 28 orang menerima manfaat bantuan. Ke depan akan ditambah 122 penerima lagi di beberapa wilayah. Para penerima ini merupakan masyarakat yang sebelumnya belum pernah menerima bantuan,” sebut dia.
Duroni menambahlan, sebanyak 6.800 orang telah keluar dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Untuk itu, Dinas Sosial secepatnya akan melakukan pemutakhiran data.
penulis : insan siregar


