Batu Bara, Busertipikor.com Pagi itu, matahari di Desa Pematang Jering, Kecamatan Sei Suka, Kabupaten Batu Bara, terasa cukup hangat. Namun, suasana di salah satu sudut desa tersebut tampak berbeda dari biasanya. Sejumlah personel kepolisian berpakaian dinas lengkap terlihat menyusuri jalanan desa, bukan untuk melakukan penindakan hukum, melainkan untuk membawa pesan kemanusiaan. Pada Minggu (19/4/2026) pukul…
Sat Intelkam Polres Batu Bara Pantau Stok BBM di Seluruh SPBU, Pastikan Pasokan Aman
Satuan Intelijen Keamanan (Sat Intelkam) Polres Batu Bara melakukan monitoring menyeluruh terhadap ketersediaan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah hukum Kabupaten Batu Bara, Selasa (7/4/2026).
Langkah ini dilakukan sebagai upaya deteksi dini guna memastikan kelancaran distribusi energi kepada masyarakat serta mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Hasil Pantauan di Empat Wilayah Hukum
Berdasarkan data monitoring, stok BBM di wilayah hukum Polsek Lima Puluh dan Polsek Labuhan Ruku terpantau masih mencukupi. Di SPBU Desa Perjuangan, Kecamatan Sei Balai, stok Pertalite tercatat mencapai 39.269 liter, yang merupakan ketersediaan tertinggi di wilayah tersebut.
Namun, di wilayah Polsek Indrapura, tepatnya di SPBU 14.212.258 Sipare-pare, dilaporkan terjadi kekosongan stok untuk seluruh jenis BBM. Kondisi ini disebabkan karena pihak pengelola masih menunggu kiriman armada tangki dari Pertamina.
Sementara itu, di wilayah Polsek Medang Deras, stok BBM di SPBU Desa Pakam Raya dan Kelurahan Pagurawan terpantau dalam batas aman, meskipun dengan volume yang terbatas.
Ketersediaan Bio Solar Menipis di Beberapa Titik
Pihak kepolisian mencatat adanya disparitas stok pada jenis BBM subsidi, khususnya Bio Solar. Di beberapa lokasi seperti SPBU Desa Binjai Baru dan SPBU Tanjung Seri, stok Bio Solar dilaporkan nihil atau kosong.
Meskipun demikian, secara umum aktivitas pengisian BBM di Kabupaten Batu Bara tetap berjalan normal tanpa adanya antrean kendaraan yang memanjang hingga ke jalan lintas.
Kondisi Kamtibmas Terkendali
Kapolres Batu Bara melalui keterangan resminya menyatakan bahwa fenomena kekosongan stok di beberapa titik bukan disebabkan oleh kelangkaan, melainkan murni faktor keterlambatan distribusi.
”Secara umum, ketersediaan BBM di wilayah Kabupaten Batu Bara masih mencukupi kebutuhan masyarakat. Tidak ditemukan adanya hal-hal menonjol yang mengganggu keamanan,” tulis laporan tersebut.
Polres Batu Bara memastikan akan terus melakukan pengawasan secara berkala untuk menjamin stabilitas stok dan memastikan tidak ada praktik penimbunan yang dapat merugikan masyarakat. (Red/Boys-3)



