Batu Bara// busertipikor.com Kapolsek Talawi bersama Personil Polsek Talawi Berhasil Ungkap dugaan pelaku Tindak Pidana pencurian kendaraan jenis sepeda motor dan telah diamankan satu orang Laki- laki terduga pelaku Tindak Pidana Pencurian Sp. Motor bernama Suwandi Lk.32 thn, Wiraswasta, Alamat Dusun V Desa Sei Muka Kec. Datuk Tanah Datar Kab Batu Bara. Sabtu ,(2/5/2026). Dengan…
Upacara Hardiknas 2026: Forkopincam Siabu Tegaskan Pendidikan Harga Mati,Bukan Sekadar Seremoni
Siabu-Madina// busertipikor.com Di bawah langit Sabtu pagi yang cerah, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopincam) Siabu menggelar Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 dengan penuh khidmat. Upacara yang berlangsung pada Sabtu (02/05/2026) ini memuat pesan tegas mengenai arah masa depan generasi bangsa.
Upacara yang dipusatkan di lapangan SMA Negeri 1 Siabu tersebut dihadiri langsung oleh Camat Siabu, Sudrajat Putra, SH., MH., yang bertindak sebagai pimpinan upacara. Dalam amanatnya, ia menekankan bahwa Hardiknas tahun ini harus menjadi momentum “cuci gudang” terhadap mentalitas pendidikan yang selama ini dinilai stagnan.
Sudrajat menegaskan bahwa memasuki pertengahan tahun 2026, tenaga pendidik di wilayah Siabu dituntut untuk tidak gagap teknologi (gaptek). Menurutnya, kurikulum bukan lagi sekadar soal hafalan, melainkan penguasaan logika dan inovasi yang relevan dengan perkembangan zaman.
Selain aspek kognitif, Forkopincam Siabu juga menyoroti urgensi pembangunan karakter.
”Kecerdasan tanpa etika hanya akan melahirkan kehancuran. Sekolah harus kembali menjadi kawah candradimuka moral bagi anak didik kita,” ujar Sudrajat dengan nada lugas.
Lebih lanjut, camat yang dikenal tegas ini menyatakan bahwa pendidikan bukan hanya beban guru di dalam kelas, melainkan tanggung jawab kolektif antara orang tua, pemerintah, dan aparat keamanan. Sinergi ini krusial demi menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan bebas dari aksi perundungan (bullying).
”Kita tidak butuh generasi yang hanya pandai memegang ijazah, tapi generasi yang mampu menjawab tantangan zaman dengan aksi nyata. Hardiknas adalah pengingat bahwa berhenti belajar adalah awal dari ketertinggalan,” tegasnya di hadapan peserta upacara.
Pantauan media di lokasi, upacara diikuti secara disiplin oleh personel TNI-Polri, jajaran ASN, para Kepala Sekolah, serta perwakilan siswa-siswi dari tingkat SD hingga SMA se-Kecamatan Siabu.
Peringatan Hardiknas 2026 ini ditutup dengan prosesi pemberian penghargaan kepada sejumlah tenaga pendidik berdedikasi. Mereka dinilai tetap konsisten mengabdi dan memberikan yang terbaik bagi dunia pendidikan meski harus berhadapan dengan keterbatasan fasilitas di pelosok desa.
Penulis: Ihsan Siregar



