Semarak HUT RI ke-81: SMP Negeri 2 Sihepeng Tampil Antusias di Ajang Korwil IV Disdik Madina

MANDAILING NATAL — Suasana penuh semangat kemerdekaan menyelimuti Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Provinsi Sumatera Utara. Dalam rangka menyambut dan memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 tahun 2026, SMP Negeri 2 Sihepeng ambil bagian secara aktif dalam berbagai rangkaian perlombaan tingkat kecamatan.

​Ajang perlombaan ini diselenggarakan di bawah naungan Koordinator Wilayah (Korwil) IV Siabu, Dinas Pendidikan Kabupaten Mandailing Natal. Keikutsertaan sekolah ini menjadi wujud nyata komitmen pihak institusi pendidikan dalam menanamkan nilai-nilai nasionalisme serta semangat patriotisme sejak dini kepada para peserta didik.

​Ragam Perlombaan Tradisional hingga Kreatif

​Sebagai sekolah yang aktif berpartisipasi, SMP Negeri 2 Sihepeng menurunkan siswanya untuk bertanding di berbagai cabang perlombaan yang telah disiapkan oleh panitia Korwil IV Siabu. Adapun jenis perlombaan yang diikuti meliputi:

  • Olahraga & Ketangkasan: Lomba Lari Maraton, Futsal, Engrang, dan Terompah Gajah.
  • Seni & Budaya: Senam Etnis, Tari Kreasi, Vocal Solo, serta Marturi (cerita rakyat/bertutur tradisional).
  • Akademik & Kreativitas: Cerdas Cermat.

​Selain perlombaan indoor dan outdoor tersebut, keluarga besar SMP Negeri 2 Sihepeng juga turut serta memeriahkan acara puncak melalui keikutsertaan dalam barisan Karnaval dan Devile tingkat kecamatan.

​Membangun Karakter dan Kurangi Ketergantungan Gawai

​Kepala SMP Negeri 2 Sihepeng, Ahmad Jumadi, S.Pd., yang hadir langsung di lokasi untuk mendampingi para muridnya—khususnya pada cabang Lomba Senam Etnis—mengungkapkan bahwa keikutsertaan ini bertujuan agar para siswa dapat merasakan langsung euforia dan cara mengisi hari kemerdekaan bangsa.

​Lebih lanjut, Ahmad Jumadi menyoroti pentingnya kompetisi ini sebagai sarana interaksi sosial bagi anak-anak di era digital. Menurutnya, perlombaan tradisional dan beregu jauh lebih bermanfaat untuk melatih kemampuan bersosialisasi siswa dengan teman sebaya, ketimbang menghabiskan waktu dengan permainan gawai (gadget).

​”Selain perlombaan ini merupakan permainan tradisional Indonesia, tentunya bisa membuat para murid bersosialisasi secara langsung dengan temannya ketimbang permainan yang ada di HP,” ujar Ahmad Jumadi.

​Ia juga menambahkan bahwa esensi utama dari keikutsertaan para siswa adalah untuk melatih mental, keberanian, dan menumbuhkan rasa percaya diri pada diri anak.

​Sportivitas Menjadi Utama

​Meskipun persaingan antar sekolah di bawah Korwil IV Disdik Madina cukup ketat, pihak sekolah terus memotivasi siswanya untuk menjunjung tinggi nilai sportivitas. Menang atau kalah bukanlah tujuan akhir, melainkan pengalaman berharga dan partisipasi aktif dalam merayakan hari bersejarah bangsa Indonesia.

“Kalah ataupun menang itu nomor dua, yang terpenting anak-anak kita ikut serta dalam semua jenis perlombaan,” tegasnya.

​Dengan keikutsertaan menyeluruh ini, SMP Negeri 2 Sihepeng berharap dapat terus mencetak generasi muda di Kabupaten Mandailing Natal yang cerdas, kompetitif, berjiwa seni, serta menjunjung tinggi budaya bangsa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *