BATU BARA, BUSERTIPIKOR.COM Personel Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Batu Bara turun ke jalan dan permukiman warga untuk menggelar aksi sosial bertajuk “Jumat Berkah”, Jumat (19/6/2026). Dalam kegiatan ini, kepolisian membagikan bantuan paket bahan pokok (sembako) kepada kaum dhuafa dan masyarakat yang membutuhkan di wilayah Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara. Aksi humanis ini dipimpin…
Presiden Prabowo Anugerahkan Satyalancana Wira Karya kepada Kapolda Sumut atas Dukungan Program Makan Bergizi Gratis
Prabowo Subianto menganugerahkan tanda kehormatan Satyalancana Wira Karya kepada sejumlah pejabat Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang dinilai berjasa dalam mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta penguatan rantai pasok Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri.
Penganugerahan tersebut tertuang dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2026 yang ditandatangani pada 13 Februari 2026 di Jakarta. Salah satu penerima penghargaan adalah Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara, Whisnu Hermawan Febrianto.

Sebagai pimpinan Kepolisian Daerah Sumatera Utara, Whisnu dinilai berhasil mengorkestrasi sinergi lintas sektor dalam mendukung implementasi MBG di wilayah Sumatera Utara. Kolaborasi tersebut melibatkan jajaran kepolisian, pemerintah daerah, hingga mitra swasta guna memastikan distribusi, pengawasan, dan kualitas pelayanan gizi berjalan optimal.
Di bawah kepemimpinannya, penguatan rantai pasok SPPG Polri di Sumut disebut mengalami peningkatan signifikan, baik dari sisi pengamanan distribusi bahan pangan, pengawasan mutu, maupun transparansi pelaksanaan program.

Langkah tersebut dipandang krusial dalam menjaga akuntabilitas serta memastikan bantuan pangan bergizi tepat sasaran kepada masyarakat.
Selain Kapolda Sumut, penghargaan Satyalancana Wira Karya juga diberikan kepada Inspektur Pengawasan Daerah (Irwasda) Polda Sumut, Nanang Masbudi, serta Kapolres Nias Selatan, Ferry Mulyana Sunarya. Keduanya dinilai berperan aktif dalam fungsi pengawasan internal, pengendalian program, serta implementasi MBG di tingkat kewilayahan.
Peran pengawasan tersebut dianggap penting untuk memastikan program berjalan sesuai ketentuan, efektif, dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan pengendalian yang kuat di tingkat daerah, pelaksanaan MBG tidak hanya menjadi program seremonial, melainkan kebijakan nyata yang memberi dampak langsung bagi pemenuhan gizi masyarakat.

Penganugerahan ini menjadi bentuk pengakuan negara atas dedikasi dan kerja konkret jajaran Polda Sumut dalam mendukung kebijakan nasional di bidang ketahanan pangan dan pemenuhan gizi. Momentum tersebut sekaligus menegaskan komitmen Polri untuk terus hadir tidak hanya sebagai penjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjalankan program prioritas nasional.
Dengan penghargaan tersebut, diharapkan semangat pengabdian dan profesionalisme jajaran Polda Sumut semakin meningkat, sekaligus memperkuat keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis sebagai bagian dari agenda pembangunan nasional yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat.(BOYS-3)


