Guna memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di jalur utama lintas provinsi, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Batu Bara mengintensifkan patroli malam hari atau yang dikenal dengan istilah Patroli Blue Light. Langkah ini diambil untuk memberikan rasa aman bagi pengguna jalan sekaligus mencegah potensi tindak kriminalitas di jalan raya. Kegiatan yang berlangsung pada Senin (20/4/2026)…
Polsek Air Putih Pantau Ketersediaan BBM di Batu Bara, Stok Dilaporkan Terbatas
BATU BARA, Busertipikor.com
Kepolisian Sektor Air Putih, Polres Batu Bara, melakukan pengecekan mendadak terhadap stok bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah hukumnya, Senin (20/4/2026). Langkah ini dilakukan untuk memastikan stabilitas pasokan dan mencegah potensi gangguan keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kegiatan yang dimulai pukul 11.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Air Putih, AKP Rahmad R. Hutagaol, S.H., M.H. Selain memantau volume ketersediaan BBM, Kapolsek juga melakukan pemeriksaan terhadap personel pengamanan yang disiagakan di tiap-tiap titik pengisian.
”Kami melakukan monitoring secara langsung guna memastikan sejauh mana ketersediaan stok BBM di lapangan, sekaligus memastikan kehadiran personel pengamanan di objek vital ini,” ujar AKP Rahmad dalam keterangannya, Senin siang.
Detail Ketersediaan Stok
Berdasarkan hasil koordinasi dengan para manajer SPBU di wilayah Kecamatan Air Putih, Sei Suka, dan Laut Tador, diketahui bahwa stok BBM saat ini berada dalam kondisi terbatas. Meski demikian, pihak pengelola SPBU mengonfirmasi bahwa proses penebusan stok kepada Pertamina telah dilaksanakan.
Berikut adalah rincian data stok dari empat titik SPBU yang dipantau:
- SPBU 13.212.110 Suka Raja: Mengelola stok Pertalite sebanyak 37.000 liter, Pertamax 10.700 liter, Bio Solar 7.000 liter, dan Dexlite 7.900 liter. Keamanan dijaga oleh Aipda Adi Putra Karo dan Bripka Rama Damai.
- SPBU 14.212.258 Sipare-pare: Tercatat stok Bio Solar dalam kondisi kosong (0 liter). Sementara itu, Pertalite tersedia 12.800 liter, Pertamax 6.900 liter, dan Dexlite 2.667 liter. Penjagaan dilakukan oleh Aiptu Erwansyah dan Brigadir Ilham.
- SPBU 14.213.228 Simpang Kopi: Tersedia Pertalite 10.000 liter, Pertamax 7.500 liter, dan Bio Solar 5.000 liter di bawah pengamanan Aiptu Rudi Aries Donna Rumapea dan Brigadir Sudirman Nainggolan S.H.
- SPBU 14.212.259 Tanjung Seri: Stok Pertalite tercatat 16.000 liter, Pertamax 1.400 liter, Bio Solar 6.000 liter, dan Dexlite 9.690 liter. Pengamanan dilakukan oleh Bripka R. Simanjorang dan Bripka Olandi Nababan.
Kondisi Lapangan Kondusif
Meskipun laporan menunjukkan adanya keterbatasan stok, terutama pada jenis Bio Solar di salah satu titik, pantauan di lapangan menunjukkan situasi yang relatif stabil. Hingga berita ini diturunkan, tidak terlihat adanya antrean panjang kendaraan yang mengular di bahu jalan.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan (panic buying).
”Hasil pantauan kami, distribusi kepada konsumen masih berjalan normal dan tidak ada antrean panjang. Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak pengelola SPBU agar pasokan yang telah ditebus dapat segera didistribusikan ke masyarakat,” pungkas AKP Rahmad. (Red/Boys-3 )



