Batu Bara//buseetipikor.com Dalam menyikapi polemik dan dinamika yang terjadi di kabupaten batu bara Ketua Umum LSM MITRA berharap agar tetap solid serta bersinergi kepada seluruh elemen demi kemajuan bersama soroti jenis perjudian sabung ayam yang ada di desa mangkai lama kecamatan lima puluh kabupaten batu bara. Ketua Umum LSM MITRA Alaiaro Nduru meminta dengan nada…
MTQ Ke-XIX Batu Bara: Menempa Karakter Qurani di Tengah Tantangan Zaman
Pemerintah Kabupaten Batu Bara kembali menggelar perhelatan religius tahunan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-XIX Tingkat Kabupaten Tahun 2026 M / 1447 H. Mengangkat tema “Membangun Karakter Bangsa Yang Qurani di Tengah Tantangan Zaman”, ajang syiar Islam ini dipusatkan di Lapangan Sepak Bola Kelurahan Indrasakti, Kecamatan Air Putih, Kamis (14/5/2026).
Kegiatan yang diikuti oleh kafilah dari 12 kecamatan se-Kabupaten Batu Bara ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan seni baca Al Quran, tetapi juga menjadi momentum penguatan nilai-nilai spiritualitas di tengah modernitas.

Pengamanan Berlapis di Delapan Titik
Guna menjamin kelancaran dan kekhusyukan para peserta, Kepolisian Resor (Polres) Batu Bara melalui Satuan Intelijen Keamanan (Sat Intelkam) melakukan pengamanan ketat di seluruh lokasi perlombaan. Kapolres Batu Bara melalui Kasat Intelkam AKP Tukkar L. Simamora, SH, MH, menyatakan bahwa pihaknya telah memetakan delapan titik vital pelaksanaan lomba untuk memastikan situasi tetap kondusif.
“Personel kami sebar di seluruh titik perlombaan, mulai dari arena utama hingga gedung-gedung sekolah dan masjid yang digunakan untuk berbagai cabang lomba. Fokus kami adalah memastikan kenyamanan peserta dan masyarakat yang antusias menyaksikan kegiatan ini,” ujar AKP Tukkar L. Simamora dalam keterangannya, Kamis.

Pengamanan dilakukan secara melekat oleh sejumlah personel, di antaranya Aiptu Juanda Simanjuntak dan Brigadir Mhd Arif Wahyuda yang bersiaga di Panggung Arena Utama, serta personel lainnya yang tersebar di lokasi pendukung.
Persebaran Cabang Lomba
MTQ kali ini membagi kompetisi ke dalam beberapa lokasi strategis di Kecamatan Air Putih untuk menampung berbagai cabang seni Al Quran, antara lain:
- Masjid Al-Mufakat & Masjid Jami Indrapura: Menjadi lokasi penyisihan golongan Tilawah anak-anak, tuna netra, hingga hafalan (Tahfiz) 10, 20, dan 30 juz.
- Masjid Al-Musanif: Fokus pada cabang Tahfiz 1 dan 5 juz serta Tilawah.
- Fasilitas Pendidikan: UPTD SDN 28 dan SDN 11 Indrapura digunakan untuk cabang Fahmil Al Quran dan Seni Kaligrafi.
- Gedung Daqwa PD Muhammadiyah & Kantor Lurah: Menjadi arena bagi peserta cabang Karya Tulis Ilmiah Al Quran dan Syarhil Al Quran.

Antusiasme 12 Kecamatan
Kemeriahan MTQ Ke-XIX ini terlihat dari keterlibatan penuh 12 kecamatan, mulai dari Kecamatan Air Putih sebagai tuan rumah, hingga kecamatan pesisir seperti Tanjung Tiram dan Medang Deras. Para peserta bersaing menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam menyuarakan ayat-ayat suci dengan tajwid dan lagu yang memukau.
Hingga berita ini diturunkan, rangkaian perlombaan masih terus berlangsung. Berdasarkan pantauan pihak kepolisian di lapangan, seluruh kegiatan berjalan dengan tertib tanpa ada gangguan keamanan yang berarti.
“Situasi secara umum sangat aman dan kondusif. Semangat sportivitas dan nilai religiusitas yang ditunjukkan para peserta menjadi cermin keberhasilan pembangunan karakter di Kabupaten Batu Bara,” tambah AKP Tukkar.

Perhelatan MTQ ini diharapkan tidak sekadar menjadi rutinitas seremonial, melainkan mampu mencetak generasi muda yang memiliki integritas moral berlandaskan nilai-nilai universal Al Quran di masa depan.
(Red/Boys- 3)



