Menjemput Aspirasi di Beranda Rakyat: Reses Rusli ‘Acep’ di Batu Bara dan Pesan Solidaritas Jelang Ramadhan

Riuh rendah suara warga sudah terdengar sejak pagi di Desa Petatal, Kecamatan Datuk Tanah Datar, Kabupaten Batu Bara, Selasa (17/2/2026). Ribuan pasang mata hadir dengan satu tujuan: menyampaikan harapan kepada wakil mereka di parlemen daerah.

​Anggota DPRD Kabupaten Batu Bara dari Fraksi PDI Perjuangan, Rusli—atau yang lebih karib disapa Acep—memanfaatkan momentum Reses Tahap I Tahun 2026 ini bukan sekadar sebagai penggugur kewajiban konstitusional. Baginya, ini adalah ajang “belanja masalah” sekaligus merajut tali asih dengan konstituen di Daerah Pemilihan (Dapil) II yang meliputi Kecamatan Talawi dan Datuk Tanah Datar.

​Ruang Dialog, Bukan Sekadar Formalitas

​Berdiri di hadapan ribuan warga yang memadati kediaman pribadinya, Rusli menegaskan bahwa kursi legislatif yang ia duduki adalah mandat yang harus dipertanggungjawabkan kembali ke rakyat.

​”Reses ini bukan sekadar agenda formal di atas kertas, tetapi ruang dialog terbuka. Saya hadir di sini untuk memastikan suara warga Talawi dan Datuk Tanah Datar tidak hanya berhenti di telinga saya, tapi sampai dan diperjuangkan di gedung DPRD,” ujar Rusli dengan nada tegas namun tetap merakyat.

​Berbagai isu mulai dari infrastruktur desa, keluhan sektor pertanian, hingga harapan akan bantuan sosial mengemuka dalam sesi serap aspirasi tersebut. Rusli mencatat setiap poin sebagai komitmen pembangunan yang akan ia kawal dalam penyusunan kebijakan kabupaten mendatang.

​Tali Asih Menjelang Ramadhan 1447 H

​Ada yang berbeda dalam reses kali ini. Mengingat waktu pelaksanaan yang berdekatan dengan menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, Rusli menyisipkan aksi nyata kepedulian sosial. Sebanyak 613 sak beras ukuran 5 kilogram disalurkan secara simbolis kepada warga yang membutuhkan.

​Tak hanya itu, panitia juga menyediakan ratusan kotak makanan bagi warga yang hadir sebagai bentuk penghormatan tuan rumah kepada tamu-tamunya.

​“Semoga bantuan ini sedikit meringankan beban dapur warga. Kita ingin menyambut Ramadhan dengan hati yang tenang dan rasa keberkahan,” ungkap Rusli yang disambut tepuk tangan riuh para hadirin.

​Apresiasi dan Harapan Warga

​Sentuhan humanis ini memicu haru bagi sebagian jemaat yang hadir. Lukman, seorang warga Desa Sumber Tani, mengaku terkesan dengan pola komunikasi Rusli yang tidak berjarak.

​”Kami berterima kasih. Jarang ada momen reses yang dibarengi dengan kepedulian nyata seperti ini. Bantuan beras ini sangat berarti buat kami yang mau masuk bulan puasa,” kata Lukman.

​Senada dengan itu, Maswan, warga Dusun III Desa Petatal, menilai kegiatan ini menjadi bukti bahwa wakil rakyat tetap ingat kepada pemilihnya meski kontestasi politik telah usai. Menurutnya, perpaduan antara serap aspirasi dan pembagian tali asih menciptakan suasana kekeluargaan yang kental.

​Komitmen Konstitusional

​Secara garis besar, reses ini menjadi instrumen penting bagi DPRD Batu Bara untuk menyelaraskan program pemerintah daerah dengan realita di lapangan. Melalui dialog langsung, politisi PDIP ini dapat memetakan skala prioritas pembangunan yang benar-benar menyentuh akar rumput, mulai dari pemberdayaan UMKM hingga perbaikan sarana publik.

​Acara yang berlangsung khidmat tersebut ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustad Marwan. Di bawah tenda yang teduh, warga membubarkan diri dengan tertib, membawa pulang harapan bahwa aspirasi mereka telah berada di tangan yang tepat.

​Bagi Kabupaten Batu Bara, momentum ini bukan hanya soal politik, melainkan tentang bagaimana merawat kepercayaan melalui kehadiran nyata seorang wakil rakyat di tengah dinamika ekonomi dan sosial masyarakatnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *