Batu Bara// Satreskrim Polres Batu Bara mengamankan seorang pria yang diduga terlibat dalam tindak pidana persetubuhan terhadap anak, berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/247/VII/2026/SPKT/Polres Batu Bara/Polda Sumut tanggal 16 Juli 2026. Terduga pelaku berinisial M.A. (44), warga Kecamatan Talawi, diamankan pada Kamis (16/7/2026) sekitar pukul 18.00 WIB setelah diserahkan oleh perangkat desa bersama warga kepada petugas…
Masyarakat Desa Sopo Batu Menjerit, Akses Jalan Rusak Parah, Merasa Terasing dari Pembangunan
Mandailing Natal// Kondisi akses jalan menuju Desa Sopo Batu, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal, hingga kini masih menjadi keluhan utama masyarakat. Jalan tanah yang rusak parah, berlubang, dan menanjak membuat aktivitas warga terganggu, terutama saat musim hujan ketika jalan menjadi licin dan sulit dilalui.
Ironisnya, Desa Sopo Batu masih berada di wilayah Kecamatan Panyabungan, pusat pemerintahan Kabupaten Mandailing Natal. Namun, masyarakat mengaku belum merasakan pembangunan infrastruktur jalan yang memadai sebagaimana desa-desa lain di sekitarnya.
Akibat kondisi tersebut, warga harus menempuh perjalanan yang lebih jauh dan mengeluarkan biaya tambahan untuk menuju Kota Panyabungan. Akses yang sulit berdampak pada aktivitas ekonomi, pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga distribusi hasil pertanian yang menjadi sumber penghidupan masyarakat.
Salah seorang warga Desa Sopo Batu yang enggan disebutkan namanya mengaku kecewa karena kondisi jalan tidak kunjung mendapat perhatian serius.
Kami ini masih bagian dari Kecamatan Panyabungan, tetapi rasanya seperti tinggal di daerah yang terlupakan. Jalan ini sudah lama rusak. Kalau hujan, kendaraan sering tidak bisa lewat. Untuk mencari nafkah ke kota saja kami harus memutar jauh. Kami hanya berharap pemerintah benar-benar melihat penderitaan masyarakat di sini dan segera memperbaiki jalan ini,” ujarnya.
Keluhan serupa juga disampaikan banyak warga yang berharap pemerintah daerah menjadikan pembangunan akses jalan sebagai prioritas, mengingat jalan tersebut merupakan urat nadi mobilitas masyarakat.
Menanggapi kondisi tersebut, Abdul Haris Nasution, mahasiswa STAIN Mandailing Natal, menyampaikan kritik terhadap pemerintah daerah. Menurutnya, pembangunan seharusnya dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat, termasuk warga Desa Sopo Batu.
“Kondisi jalan menuju Desa Sopo Batu menunjukkan masih adanya pekerjaan rumah besar bagi pemerintah daerah dalam pemerataan pembangunan. Infrastruktur dasar seperti jalan merupakan kebutuhan utama masyarakat. Ketika akses menuju desa masih rusak dan menyulitkan warga untuk bekerja, bersekolah, maupun memperoleh layanan kesehatan, tentu hal ini patut menjadi bahan evaluasi serius bagi pemerintah. Masyarakat berhak memperoleh pelayanan dan pembangunan yang adil tanpa merasa tertinggal,” kata Abdul Haris Nasution.
Masyarakat Desa Sopo Batu berharap pemerintah Kabupaten Mandailing Natal segera mengambil langkah nyata untuk memperbaiki akses jalan menuju desa mereka. Perbaikan infrastruktur dinilai bukan hanya akan mempermudah mobilitas warga, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan akses pendidikan dan kesehatan, serta mengurangi kesenjangan pembangunan di wilayah Kabupaten Mandailing Natal.
Penulis : zulfadli


