BATU BARA, BUSERTIPIKOR.COM Kepolisian Resor (Polres) Batu Bara memperketat pengamanan di sejumlah titik rawan guna mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta kejahatan jalanan. Pada Rabu (17/6/2026) malam, puluhan personel gabungan dikerahkan untuk menyisir kawasan strategis, mulai dari Jalur Lintas Sumatera (Jalinsum) hingga area vital infrastruktur. Patroli skala besar ini diinisiasi berdasarkan Undang-Undang Nomor…
Malam-Malam Disisir, Tim Gabungan Polres Batu Bara ‘Bersihkan’ Jalinsum hingga Gerbang Tol dari Kejahatan Jalanan
BATU BARA, BUSERTIPIKOR.COM
Kepolisian Resor (Polres) Batu Bara memperketat pengamanan di sejumlah titik rawan guna mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta kejahatan jalanan. Pada Rabu (17/6/2026) malam, puluhan personel gabungan dikerahkan untuk menyisir kawasan strategis, mulai dari Jalur Lintas Sumatera (Jalinsum) hingga area vital infrastruktur.
Patroli skala besar ini diinisiasi berdasarkan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, serta menindaklanjuti Surat Perintah Kapolres Batu Bara Nomor: SPRIN/744/VI/PAM.3.3/2026 demi menjamin kenyamanan warga di wilayah hukum Polres Batu Bara.
Apel Kesiapan dan Sinergi Lintas Instansi
Geliat operasi pengamanan ini dimulai sejak pukul 20.30 WIB di halaman Markas Komando (Mako) Polres Batu Bara. Sebelum pasukan bergerak, piket Sipropam yang dipimpin Bripka Kristian Purba melakukan pengecekan ketat terhadap kehadiran personel.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesiapan penuh seluruh unsur yang terlibat dalam menjaga kondusifitas wilayah.

”Patroli ini bukan sekadar rutinitas, melainkan langkah preventif yang terukur untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan jalanan, seperti begal, premanisme, hingga balap liar,” ujar Ipda Roby Andika Harahap, S.H., selaku Perwira Pengendali (Padal) yang memimpin apel, didampingi Perwira Pengawas (Pawas) Iptu Manahan, S.H.
Kekuatan penuh yang diturunkan malam itu tidak hanya berasal dari Korps Bhayangkara. Sinergitas antarlini terlihat jelas dengan keterlibatan berbagai instansi:
Polres Batu Bara: 20 personel gabungan
TNI-AD: 5 personel
Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Batu Bara: 5 personel
Satpol PP Kabupaten Batu Bara: 4 personel
Penyisiran Jalur Rawan dan Objek Vital
Tepat pukul 20.40 WIB, iring-iringan kendaraan dinas mulai bergerak membelah malam. Tim gabungan memanfaatkan armada taktis, mulai dari satu unit mobil dinas Patroli Sat Samapta, satu unit mobil dinas Patroli Sat Lantas, satu unit truk Dalmas Polres Batu Bara, hingga kendaraan pendukung lainnya.
Ada tiga titik krusial yang menjadi sasaran utama penyisiran malam di kawasan SPBU Jalinsum Simpang Gambus: Mengingat lokasinya yang berada di jalur lintas utama dan kerap menjadi tempat istirahat para pengendara antar-kota, area ini menjadi fokus pemantauan demi mencegah aksi pemalakan maupun kerawanan lainnya.
Gerbang Tol Lima Puluh: Sebagai pintu keluar-masuk logistik dan mobilitas masyarakat tinggi, pengawasan di area ini diperketat untuk mendeteksi potensi gangguan keamanan.
Posko Kelompok Tani Tanah Perjuangan Desa
Simpang Gambus: Langkah sambang dialogis juga dilakukan di titik ini guna menyerap aspirasi sekaligus memberikan rasa aman langsung kepada masyarakat di akar rumput.
Situasi Kondusif dan Komitmen Keamanan
Hingga menjelang tengah malam, tepatnya pukul 22.30 WIB, operasi gabungan ini resmi diselesaikan.
Berdasarkan laporan berkala yang diteruskan kepada Kapolres Batu Bara, Wakapolres, Kabag Ops, hingga Kasi Propam, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif tanpa ada gangguan menonjol.
Kepolisian menegaskan bahwa patroli intensif seperti ini akan terus digalakkan secara berkala dan acak. Kehadiran petugas di lapangan, terutama pada jam-jam rawan malam hari, diharapkan mampu memberikan shock therapy bagi para pelaku kriminalitas sekaligus menghadirkan ketenangan bagi masyarakat Batu Bara yang beraktivitas maupun yang beristirahat.
(Red/Boys-3)


