Batu Bara// Kapolres Batu Bara AKBP Dony Satria Wicaksono, S.I.K., M.H., CPHR., CBA., menghadiri kegiatan penyambutan Personel Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Statis RI–PNG Yonif 126/Kala Cakti Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Markas Yonif 126/KC, Kecamatan Sei Balai, Kabupaten Batu Bara, Senin (20/7/2026). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian,…
IRIGASI TANGGA BOSI III HAMPIR TUNTAS, BANJIR DI SABA RAMPAH MULAI TERATASI
Wwwbusertipikor.com SIABU, – Harapan puluhan petani di Desa Tangga Bosi III, Kecamatan Siabu, Madina mulai terlihat. Proyek perbaikan irigasi persawahan di desa itu kini sudah berjalan 60 persen.
Senin 20/07/26.
Proyek ini merupakan bantuan dari pemerintah pusat sebagai bentuk percepatan pemulihan lahan pertanian warga yang rusak akibat bencana beberapa waktu lalu.
Bagi masyarakat Tangga Bosi III, kehadiran proyek ini bukan hanya soal air, tapi juga soal rasa aman saat musim hujan tiba.
Selama bertahun-tahun warga di kawasan Saba Rampah resah setiap hujan deras. Debit Aek Badan naik, air irigasi meluap, dan masuk ke pekarangan rumah.
“Dulu kalau hujan lebat, air langsung naik ke halaman. Tanah kosong di sekitar irigasi juga tergenang,” cerita salah seorang warga yang enggan disebut namanya.
Kini kondisinya berbeda. Sejak perbaikan dimulai, luapan air sudah tidak separah dulu.
“Alhamdulillah, pas hujan kemarin halaman sudah aman. Airnya bisa mengalir lancar,” ujarnya.
Selain mengatasi banjir, proyek ini juga menghidupkan ekonomi warga. Beberapa orang di desa ikut dipekerjakan sebagai tenaga harian.
“Ini sangat membantu. Ada warga yang dapat kerja dari proyek ini,” tambahnya.
Terkait proyek ini, nama seorang anggota TNI berinisial Dongoran,ikut disebut. Saat dikonfirmasi, ia meluruskan perannya.
“Saya tidak back up proyek. Tugas saya hanya memastikan pekerjaan berjalan sesuai dan kualitasnya bagus, sesuai perintah pimpinan,” jelasnya.
Ia juga membenarkan bahwa masyarakat dan kelompok tani dilibatkan dalam pengerjaan.
“Ini kan usulan dari kelompok tani. Jadi wajar kalau ada warga yang kerja di sini. Cuma saya tidak hafal jumlah pastinya,” ucap Dongoran.
Ia menyayangkan jika namanya muncul di pemberitaan tanpa dikonfirmasi lebih dulu.
“Sebagai jurnalis harusnya tabayyun dulu. Junjung asas praduga tak bersalah sebelum berita naik,” pungkasnya.
Dengan progres 60 persen, warga berharap proyek ini segera rampung agar musim tanam berikutnya bisa berjalan lancar tanpa khawatir banjir lagi.
penulis: ihsan siregar


