Batu Bara// Kebahagiaan terpancar jelas dari wajah pasangan Bapak Samsul Bahri dan Ibu Jusma, warga Desa Kapal Merah, Kecamatan Nibung Hangus, Kabupaten Batu Bara. Rumah yang sebelumnya dalam kondisi tidak layak huni kini telah berubah menjadi lebih kokoh, nyaman, dan indah setelah direnovasi melalui program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam kegiatan TMMD Ke-129 TA…
Gerak Cepat Dinas Pertanian Madina: Turun Langsung Basmi Hama Tikus dan Serap Aspirasi Petani di Siabu

Wwwvisertipikor.com
MANDAILING NATAL — Sebagai wujud nyata dukungan terhadap Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam mewujudkan swasembada pangan dan kesejahteraan petani, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Taufiq Zulhendri Ritonga, m.m., turun langsung ke lapangan.
Pada Sabtu, 1 Agustus 2026, Kadis Pertanian bersama Kepala Bidang (Kabid) Tanaman Pangan menyambangi Saba Bondar Godang, Desa Huta Raja, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal, Provinsi Sumatera Utara.
Kepala Dinas Pertanian Madina (Taufiq Zulhendri Ritonga), Kabid Tanaman Pangan, Kelompok Tani Saroha (dipimpin Alwin Faisal Nasution), serta warga petani setempat.

Aksi nyata penanggulangan hama tikus dan dialog serap aspirasi terkait kendala pertanian (pompanisasi, irigasi/pasokan air, dan penangkaran).
Saba Bondar Godang, Desa Huta Raja, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara.
Merespons cepat aduan masyarakat atas serangan hama tikus yang melanda 60 hektar lahan persawahan, sekaligus memastikan stabilitas ketahanan pangan nasional di daerah.
Kadis Pertanian turun langsung memimpin perburuan hama tikus di areal sawah dan berdialog secara terbuka guna mendengarkan langsung keluhan serta permohonan bantuan alat dari para petani.
Kehadiran jajaran Dinas Pertanian Madina bermula dari respons cepat atas keresahan warga akibat serangan hama tikus yang mengancam 60 hektar areal persawahan produktif di Saba Bondar Godang. Tanpa menunggu lama, aksi gropyokan atau perburuan hama tikus langsung dilakukan bersama para petani di tengah lahan persawahan.
“Kita hadir hari ini guna berburu hama tikus yang mengganggu lahan persawahan warga, sebagai upaya menjaga ketahanan pangan,” tegas Taufiq Zulhendri Ritonga di sela-sela kegiatan.
Di tengah kegiatan tersebut, Taufiq juga menyempatkan diri duduk bersama kelompok tani untuk mendengar langsung berbagai persoalan krusial yang dihadapi di tingkat akar rumput.
Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Saroha, Alwin Faisal Nasution, menyampaikan apresiasi atas kehadiran langsung kepala dinas. Namun, ia juga memaparkan bahwa ancaman gagal panen tidak hanya datang dari hama tikus, melainkan juga masalah infrastruktur irigasi.
Hama tikus menjadi momok dan permasalahan utama para petani pada musim tanam tahun ini, sehingga penanganan masif dan berkelanjutan sangat diharapkan.
Petani mengeluhkan kendala suplai air yang belum optimal untuk mengairi areal persawahan secara merata.
Kelompok tani secara resmi memohon kepada Pemerintah Kabupaten Madina melalui Dinas Pertanian agar segera merealisasikan bantuan pompanisasi serta program penangkaran bibit unggul guna mendongkrak produktivitas hasil panen.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Dinas Pertanian Madina berkomitmen untuk segera menindaklanjuti kebutuhan mendesak para petani demi mengamankan target swasembada pangan di Kabupaten Mandailing Natal.
Penulis : ihsan siregar


