MANDAILING NATAL – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal melalui Dinas Kesehatan kembali memacu kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan preventif. Bertempat di Desa Lumban Dolok, Kecamatan Siabu, Rabu (17/06/2026), kampanye Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) digelar secara masif sebagai bagian dari program Desa Binaan PKK 2026. Camat Siabu, Ahmad Fadhlan…
Gebrak Desa Lumban Dolok, Camat Siabu Tegaskan PHBS dan STBM Harga Mati untuk Kesehatan Masyarakat

MANDAILING NATAL – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal melalui Dinas Kesehatan kembali memacu kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan preventif. Bertempat di Desa Lumban Dolok, Kecamatan Siabu, Rabu (17/06/2026), kampanye Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) digelar secara masif sebagai bagian dari program Desa Binaan PKK 2026.
Camat Siabu, Ahmad Fadhlan Lubis, S.Sos., M.M., bersama Ibu Ketua PKK Kecamatan Siabu hadir langsung memimpin komitmen perubahan perilaku masyarakat. Dalam arahannya, Camat menegaskan bahwa kesehatan bukan sekadar fasilitas, melainkan integritas gaya hidup.

”PHBS dan STBM tidak boleh hanya menjadi slogan di atas kertas. Kita ingin ini menjadi kebiasaan tanpa paksaan. Langkah kecil seperti mencuci tangan pakai sabun adalah pertahanan garda terdepan melawan virus dan penyakit,” tegas Fadhlan di hadapan warga.
Dua narasumber kompeten, dr. Abidah Ismail Lubis dan Annis Syarifah Nasution, membedah urgensi kesehatan rumah tangga. dr. Abidah menekankan 10 indikator PHBS sebagai standar baku keluarga sehat, mulai dari persalinan di fasilitas kesehatan, pemberian ASI eksklusif, hingga kewajiban mutlak untuk tidak merokok di dalam rumah.

”Asap rokok di dalam ruangan adalah ancaman nyata bagi anak-anak dan ibu hamil. Ini harus dihentikan,” tegas dr. Abidah.
Sementara itu, Annis Syarifah Nasution mempertajam materi dengan memperkenalkan 5 Pilar STBM sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat:
Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS): Mewajibkan penggunaan jamban sehat.
Cuci Tangan Pakai Sabun: Budaya higienis dengan air mengalir.
Pengelolaan Air Minum dan Makanan: Menjamin pengolahan yang aman dan higienis.
Pengelolaan Sampah: Pemilahan sampah yang tepat agar tidak mencemari lingkungan.
Pengelolaan Limbah Cair: Memastikan air limbah tidak menimbulkan genangan atau pencemaran.
Kampanye yang berlangsung dinamis ini turut dihadiri oleh jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten, perwakilan PKK Kabupaten Mandailing Natal, Kepala UPTD Puskesmas Siabu, Kepala Desa beserta perangkat desa, BPD, tokoh masyarakat, tokoh agama, pengurus BKM, serta kader kesehatan setempat.
Sinergitas lintas sektor ini diharapkan menjadi katalisator bagi warga Desa Lumban Dolok untuk lebih proaktif menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan produktif. Ke depan, pemerintah akan terus memantau implementasi indikator-indikator ini agar derajat kesehatan masyarakat di tingkat desa benar-benar meningkat secara signifikan.
Penulis: Ihsan Siregar


