Wwwbusertipikor.co. – SIABU, Sebanyak enam Brigade Pangan di Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menerima 34 unit Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) bantuan dari Kementerian Pertanian RI melalui Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Medan. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Madina H. Saipullah Nasution usai kegiatan Tanam Serentak Pertanian Modern dengan metode PM-AAS di Desa Hutaraja,…
Di Tengah Serangan Bom Molotov, Polres Pelabuhan Belawan Tetap Utamakan Keselamatan Masyarakat
Wwwbusertipikor.comLABUHAN DELI – Mengutamakan keselamatan jiwa di tengah situasi yang memanas menjadi langkah yang diambil Polri dalam pengamanan upaya pembacaan eksekusi lahan di Jalan Serba Guna, Desa Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli, Kamis (29/10/2026). Meski menghadapi perlawanan berupa pelemparan batu, botol kaca, dan bom molotov, personel gabungan memilih menarik diri dari lokasi untuk mencegah situasi semakin memburuk dan menghindari jatuhnya korban lebih banyak.
Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Aditya S.P. Sembiring M., S.I.K., melalui Kabag Ops Kompol Jan Piter Napitupulu, S.H., M.H., menjelaskan bahwa sebelum kegiatan berlangsung, pihak kepolisian telah mengedepankan pendekatan persuasif melalui dialog dan imbauan berulang kepada masyarakat. Upaya tersebut dilakukan untuk membangun komunikasi yang baik serta mengajak seluruh pihak menghormati proses hukum berdasarkan putusan pengadilan tanpa harus berujung pada benturan.
“Kami memahami bahwa persoalan lahan bukan perkara sederhana bagi masyarakat yang terlibat. Karena itu, pendekatan dialog dan imbauan telah kami lakukan sebelum kegiatan berlangsung. Namun, ketika situasi di lapangan semakin berisiko dan keselamatan mulai terancam, kami harus mengambil langkah yang bijaksana. Bagi kami, keselamatan manusia harus menjadi prioritas utama,” ujar Kompol Jan Piter menyampaikan pesan Kapolres.
Dalam insiden tersebut, empat personel kepolisian mengalami luka-luka. Aipda Ardiansyah Putra NST dari Polres Pelabuhan Belawan mengalami luka bakar pada bagian punggung belakang. Bripda Ridho Damanik dari unsur Sabhara Polda Sumatera Utara mengalami luka pada bibir bawah akibat lemparan botol. Bripda Nicholas dari unsur Sabhara Polda Sumatera Utara mengalami cedera pada lengan akibat lemparan batu hingga terjatuh ke parit. Sementara itu, Bharada Saol Sitepu dari unsur Brimob Polda Sumatera Utara mengalami luka akibat lemparan dan terjatuh, disertai kondisi tekanan darah rendah.
Melihat kondisi yang berpotensi memicu bentrokan lanjutan, personel gabungan dari Polres Pelabuhan Belawan, Dit Samapta Polda Sumatera Utara, Brimob Polda Sumatera Utara, Satpol PP, dan unsur TNI akhirnya ditarik mundur. Keputusan tersebut diambil sebagai langkah pencegahan agar situasi tidak semakin meluas dan tidak membahayakan masyarakat maupun petugas. Akibat kondisi tersebut, upaya pembacaan eksekusi lahan pada hari itu belum dapat terlaksana.
“Penarikan personel bukan berarti kami mundur dari tanggung jawab penegakan hukum. Ini merupakan langkah untuk menjaga agar tidak ada korban yang lebih banyak. Kami tidak ingin situasi yang sudah memanas berujung pada penderitaan masyarakat. Kami mengajak semua pihak menahan diri, menghindari kekerasan, dan menyampaikan keberatan melalui jalur hukum yang berlaku,” tegasnya.
Polres Pelabuhan Belawan mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, serta tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan keselamatan orang lain. Kepolisian berharap penyelesaian persoalan dapat ditempuh melalui dialog dan mekanisme hukum, dengan tetap menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, menghormati hak setiap pihak, serta menjaga keamanan dan ketertiban bersama.

