Wwwbisertipikor.com -Mandailing NatalCamat Siabu Ahmad Fadlan Lubis bersama beberapa Staf Monitoring pengerjaan Normalisasi sungai (Aek) Silodaha, Muara Sada, dan Batu tunggal serta pembuatan Bronjong penahan sandimen sungai yang terletak di kelurahan Simangambat, kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal, Jumat (24/07/2026). Peninjauan atau Monitoring langsung ini di lakukan camat Siabu Ahmad Fadlan Guna Melihat secara langsung sudah…
Camat Siabu Monitoring Langsung pengerjaan Normalisasi dan Bronjong Di kelurahan Simangambat.
Wwwbisertipikor.com -Mandailing Natal
Camat Siabu Ahmad Fadlan Lubis bersama beberapa Staf Monitoring pengerjaan Normalisasi sungai (Aek) Silodaha, Muara Sada, dan Batu tunggal serta pembuatan Bronjong penahan sandimen sungai yang terletak di kelurahan Simangambat, kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal, Jumat (24/07/2026).
Peninjauan atau Monitoring langsung ini di lakukan camat Siabu Ahmad Fadlan Guna Melihat secara langsung sudah sampai sejauh mana progres dalam pengerjaannya dan kendala yang di temukan di lapangan.
Menurut Camat Siabu, monitoring ini sangat penting, mengingat ini sudah masuk masa taman, selain itu sebentar lagi juga akan memasuki masa musim penghujan.
“Langkah ini diambil untuk memastikan percepatan dan ketepatan pengerjaan fisik guna mengantisipasi ancaman banjir yang kerap melanda permukiman warga dan lahan pertanian di wilayah tersebut, Terkhusus untuk memastikan pasokan air ke tempat ibadah.” Ungkap Ahmad Fadlan.
Pemantauan langsung ini sebagai bentuk nyata kepedulian pemerintah dalam memastikan tidak ada kendala di lapangan turutama agar pasokan air untuk keperluan tempat ibadah di kelurahan Simangambat lebih terjamin dan lancar.
Dilain pihak Sulhan, salah seorang Masyarakat dilokasi pengerjaan mengutarakan, aliran sungai ini memang dulunya pernah di perbaiki dan kondisinya kini hancur.
“dulu pernah dilakukan perbaikan tapi saat banjir kemarin tuh, masih terjadi genagan air ke pemukiman dan areal pertanian warga.”tuturnya.
Dirinya juga berharap pada pengerjaan perbaikan kali ini bisa lebih bertahan lama karena ini akan memasuki musim penghujan, dan para petani yang mendapat suplai air ini
“Semoga para pekerjaanya tidak asal asalan. Sebab ini merupakan aliran sungai yang sangat di butuhkan masyarakat dan rumah ibadah di beberapa Desa Juga.”pungkasnya.


