Wwwbisertipikor.comMANDAILING NATAL, 11 Juni 2026 – Dalam upaya membangun ketahanan masyarakat terhadap ancaman bencana alam, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal menggelar kegiatan Apel Pengukuhan dan Simulasi Uji Standar Operasional Prosedur (S.O.P) Kampung Siaga Bencana (KSB). Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis, 11 Juni 2026, di Kecamatan Siabu ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sistem penanggulangan bencana berbasis…
Camat Siabu Apresiasi Tinggi Dukungan Kemensos RI dalam Pengukuhan Kampung Siaga Bencana

Wwwbisertipikor.comMANDAILING NATAL, 11 Juni 2026 – Dalam upaya membangun ketahanan masyarakat terhadap ancaman bencana alam, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal menggelar kegiatan Apel Pengukuhan dan Simulasi Uji Standar Operasional Prosedur (S.O.P) Kampung Siaga Bencana (KSB). Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis, 11 Juni 2026, di Kecamatan Siabu ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sistem penanggulangan bencana berbasis
Dalam kesempatan tersebut, Camat Siabu, Ahmad Fadhlan Lubis, S.Sos, M.M, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kementerian Sosial Republik Indonesia atas perhatian dan dukungannya dalam penyelenggaraan program ini.
”Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kemensos RI atas dedikasi dan dukungan nyata dalam pembentukan Kampung Siaga Bencana di wilayah kami. Kehadiran program ini memberikan rasa aman bagi masyarakat kami dan menunjukkan komitmen negara yang benar-benar hadir di tengah masyarakat sesuai dengan semangat #KemensosSelaluAda,” ujar Ahmad Fadhlan Lubis di sela-sela kegiatan.
Program Kampung Siaga Bencana (KSB) merupakan inisiatif strategis yang dirancang untuk mengubah pola pikir masyarakat dari yang sebelumnya bersifat pasif menjadi komunitas yang siaga, sadar risiko, dan mampu melakukan tindakan mandiri saat terjadi bencana.

Kegiatan ini melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari relawan kebencanaan, tokoh masyarakat, hingga aparat pemerintahan setempat. Kehadiran seluruh elemen ini menegaskan kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan ekosistem keselamatan yang berkelanjutan di Kecamatan Siabu.
Fokus utama dari kegiatan hari ini bukan sekadar seremoni pengukuhan, melainkan pengujian nyata melalui Simulasi Uji S.O.P. Dalam simulasi ini, seluruh anggota Kampung Siaga Bencana mempraktikkan prosedur penanganan darurat, yang meliputi:
Sistem Peringatan Dini: Kecepatan dalam menyebarkan informasi ancaman kepada masyarakat.
Prosedur Evakuasi: Pengaturan alur evakuasi warga menuju titik kumpul yang aman dengan tertib.
Penanganan Darurat: Koordinasi pembagian tugas di dapur umum, pos kesehatan, dan tim evakuasi untuk meminimalisir risiko dampak bencana.
Melalui pembentukan KSB ini, diharapkan Kecamatan Siabu dapat menjadi percontohan bagi wilayah lain di Kabupaten Mandailing Natal dalam manajemen risiko bencana berbasis komunitas. Pemerintah berkomitmen untuk terus memantau dan memberikan pendampingan agar efektivitas KSB tetap terjaga.
Dengan selesainya rangkaian apel dan simulasi ini, masyarakat kini memiliki bekal yang lebih baik dalam menghadapi tantangan alam, menjadikan wilayah mereka lebih aman, tangguh, dan siap menghadapi segala kemungkinan dengan kesiapsiagaan yang matang.
penulis : ihsan siregar


