Wwwbusertipikor.com Jakarta, 4 Juni 2026 – Sebanyak dua puluh sembilan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Badan Narkotika Nasional (BNN) resmi menyandang status sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) setelah menjalani prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pada Kamis (4/6). Upacara pelantikan dipimpin langsung oleh Sekretaris Utama (Sestama) BNN RI, Tantan Sulistyana. Momen ini menandai…
Diduga Konflik Payung PETI di Madina, Satgas PKH Diminta Turun Tangan
Madina – Menanggapi adanya kejanggalan dalam penyitaan alat berat excavator penambang emas tanpa izin (Peti) diberbagai kawasan di kabupaten Mandailing Natal (Madina) Sumatera Utara (Sumut) Baru-baru ini, satuan tugas penertiban kawasan hutan (Satgas PKH) diminta turun tangan.
Hal itu diungkapkan oleh Muhammad Yakub Lubis tokoh masyarakat Madina kepada waratwan, rabu (04/03/2026), paska penyitaan atau penangkapan excavator dan beberapa orang penambang emas ilegal beberapa kawasan di Madina.
“Kamak menilai ini semua kuat dugaan adanya laga balak antara payung, kalau memang Benar-benar untuk dirahazia terkait Peti, Ratakan semua jangan ada tebang pilih mengambil unsur pemanfaatan kasihan melihat para masyarakat penambang yang menggantungkan hidup disana,” ujarnya.
Sepeti pada pemberitaan dibeberapa media, ada 2 Unit alat berat yang diamankan pihak polda Sumut dan korps Brimob dan pihak gabungan polda sumut dan brimob mengamankan 16 orang pekerja tambang emas ilegal di kawasan Kecamatan Siabu atau di perbatasan kabupaten Madina dan Tapanuli Selatan (Tapsel).
Sedangkan pihak Tentara Nasional Indonesia (TNI) beraksi penertiban atau penyitaan alat berat excavator di wilayah pantai barat Madina yakni di kecamatan Batang Natal dan Lingga Bayu didalam operasi itu pihak TNI mengamankan sebanyak 6 Unit excavator.
Melihat kondisi ini, muncul dibenah warga Madina adanya kepentingan antara institusi ketidak bersamaan aparat dalam penertiban Peti di wilayah Madina bahkan warga meminta pihak Satgas PKH pusat untuk turun menuntaskan permasalahan PETI di Madina,
“Kami harap dan bermohon sangat kepada pihak Satgas PKH pusat untuk turun ke kabupaten Madina agar persoalan ini dapat dituntaskan dan menghentikan keseluruhan aktivitas Tambang emas diseluruh kawasan di kabupaten Madina,” harapnya.
Penulis : Hanri Nasution
Ket Gbr : Poto Tim TNI Saat menyita Axcavator Peti di Madina, rabu (04/03/2026).


