Batu Bara, Busertipikor.com Pagi itu, matahari di Desa Pematang Jering, Kecamatan Sei Suka, Kabupaten Batu Bara, terasa cukup hangat. Namun, suasana di salah satu sudut desa tersebut tampak berbeda dari biasanya. Sejumlah personel kepolisian berpakaian dinas lengkap terlihat menyusuri jalanan desa, bukan untuk melakukan penindakan hukum, melainkan untuk membawa pesan kemanusiaan. Pada Minggu (19/4/2026) pukul…
Perkuat Ketahanan Pangan, Polres Batu Bara Salurkan 43 Ton Jagung Hasil Panen ke Bulog
Kepolisian Resor (Polres) Batu Bara terus memperkuat perannya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Hingga akhir pekan ini, institusi tersebut berhasil mendistribusikan total 43,096 ton jagung hasil panen petani lokal ke Gudang Bulog Asahan, Sumatera Utara.
Langkah ini diambil sebagai bentuk intervensi positif Polri untuk menjaga stabilitas harga di tingkat produsen sekaligus memastikan kesejahteraan para petani di wilayah hukum Polres Batu Bara tetap terjaga.

Pengiriman Tahap Akhir
Puncak dari rangkaian distribusi ini berlangsung pada Sabtu (21/2/2026). Sekitar pukul 14.00 WIB, armada pengangkut jagung terakhir tiba di Gudang Bulog Asahan dengan pengawalan ketat.
Proses serah terima ini didampingi langsung oleh Kabag SDM Polres Batu Bara, Kompol D. Harahap, S.H., beserta tim teknis. Berdasarkan hasil penimbangan dan uji kualitas di lokasi, pengiriman terakhir tersebut mencatatkan volume sebesar 6,607 ton.

”Setelah dilakukan pengecekan, jagung yang dikirim hari ini memiliki kualitas yang sangat baik dengan kadar air mencapai 12,3 persen,” ujar Kompol D. Harahap dalam keterangan resminya.
Rincian Kontribusi Wilayah
Total 43 ton jagung yang terkumpul merupakan akumulasi kerja keras dari berbagai satuan di tingkat Polres hingga Polsek jajaran. Berdasarkan data yang dihimpun dari Humas Polres Batu Bara, berikut adalah rincian penyaluran dari masing-masing wilayah:
- Mako Polres Batu Bara: 19,926 ton
- Polsek Indrapura: 12,488 ton
- Polsek Labuhan Ruku: 3,997 ton
- Polsek Medang Deras: 3,600 ton
- Polsek Lima Puluh: 3,085 ton
Menjaga Asa Petani
Keterlibatan kepolisian dalam rantai distribusi pangan ini bukan tanpa alasan. Selain menjalankan instruksi pusat terkait ketahanan pangan, langkah ini merupakan upaya mitigasi agar petani tidak terjerat oleh permainan harga tengkulak yang kerap merugikan saat musim panen raya.

”Penyaluran jagung ini merupakan wujud nyata dukungan kami terhadap program pemerintah. Kami ingin memastikan petani memperoleh harga yang stabil dan kompetitif,” tambah Kompol D. Harahap.
Dengan sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan Bulog, diharapkan iklim pertanian di Batu Bara semakin sehat. Langkah ini juga dipandang sebagai stimulus bagi para petani untuk terus meningkatkan produktivitas lahan mereka tanpa perlu khawatir akan penyerapan hasil panen di pasar.



