Pererat Solidaritas, Grup Korwasis Salurkan THR dan Bingkisan Spesial untuk Anggota

Pererat Solidaritas, Grup Korwasis Salurkan THR dan Bingkisan Spesial untuk Anggota

​SIABU – Di bawah komando Ringgo Siregar, grup Korwasis kembali menunjukkan eksistensinya dengan cara yang berbeda. Bertempat di Siabu pada Rabu (18/03/2026), organisasi ini secara resmi membagikan Tunjangan Hari Raya (THR) beserta paket bingkisan kepada seluruh anggotanya.

​Kegiatan ini mengusung tema “Tampil Beda”, yang mencerminkan komitmen kepengurusan dalam menyejahterakan internal organisasi dengan cara yang lebih segar dan transparan.

Seluruh anggota aktif Grup Korwasis Pemberian dana THR dan paket bingkisan hari raya Meningkatkan kesejahteraan anggota dan memperkuat rasa kekeluargaan di dalam grup.
​Ringgo Siregar, selaku Ketua Korwasis, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi para anggota selama ini.

Tahun ini kita ingin tampil beda. Kami ingin memastikan bahwa seluruh anggota merasakan langsung manfaat dari kebersamaan di grup ini. Bingkisan dan THR ini adalah bentuk penghargaan atas loyalitas dan kerja keras rekan-rekan semua,” ujar Ringgo di sela acara pembagian.Selamat hari raya idul Fitri mohon maaf lahir dan batin ”

​Langkah yang diambil Grup Korwasis ini diharapkan dapat menjadi standar baru dalam pengelolaan organisasi di wilayah Siabu.

Dengan mengutamakan kesejahteraan anggota, Korwasis optimis akan semakin solid dan kompak dalam menjalankan program-program mendatang.

​Suasana pembagian berlangsung tertib namun penuh kehangatan, mempertegas jargon grup yang selalu ingin memberikan dampak positif bagi lingkungan internal mereka.

Di waktu yang sama Harmain hrp juga ucapkan terimakasih buat donatur terutama buat ketua korwasis Ringgo Siregar mari kita saling kompak dan menjalin hubungan baik, jayalah korwasis ucap Harmain dengan penuh semangat

Read More

📢 KABAR GEMBIRA: Pembukaan Lubuk Larangan Sungai Batang Angkola!

📢 KABAR GEMBIRA: Pembukaan Lubuk Larangan Sungai Batang Angkola!

​MUARA BATANG ANGKOLA – Tradisi kearifan lokal yang dinanti-nanti segera tiba! Panitia pelaksana mengumumkan bahwa Lubuk Larangan Sungai Batang Angkola, Desa Muara Batang Angkola, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal akan segera dibuka secara resmi.

​Kegiatan ini merupakan momen silaturahmi sekaligus pesta rakyat bagi seluruh lapisan masyarakat yang hobi memancing dan menjala ikan.

​🗓️ Jadwal Pelaksanaan
​Waktu: Seminggu setelah Lebaran (Idul Fitri).
​Lokasi: Aliran Sungai Batang Angkola, Desa Muara Batang Angkola.
​💰 Pendaftaran
​Bagi saudara-saudara yang ingin menguji keberuntungan dan ketangkasan menangkap ikan, pendaftaran telah dibuka dengan biaya yang sangat terjangkau:

​Biaya Administrasi: Rp60.000,-
​📞 Kontak Person (Pendaftaran/Informasi)
​Silakan hubungi panitia melalui telepon atau WhatsApp di nomor berikut:

​Admin 1: 0851-7703-2164
​Admin 2: 0822-1389-9344
​”Ayo Ramekan! Siapkan jaringmu, siapkan tenagamu. Kita jalin silaturahmi sambil panen ikan di sungai kebanggaan kita.”

​Mari kita jaga ketertiban dan kelestarian sungai selama acara berlangsung. Sampai jumpa di lokasi!

Read More

Konsisten Berbagi Ta’jil di Penghujung Bulan Ramadhan 1447 Hijriah

Asahan// busertipikor.com Menjelang berakhirnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Komando Distrik Militer (Kodim) 0208/Asahan terus menunjukkan komitmennya dalam berbagi kebaikan dengan masyarakat. Melalui kegiatan rutin berbagi ta’jil, Kodim 0208/Asahan konsisten hadir di tengah-tengah warga yang menjalankan ibadah puasa, khususnya para pemudik yang melintas untuk pulang ke kampung halaman, Rabu (18/3/2026). Kegiatan berbagi ta’jil ini dilaksanakan…

Read More

HEBOH! Oknum Kecamatan di Madina Diduga ‘Pungli’ Dana Desa Rp10 Juta per Desa

HEBOH! Oknum Kecamatan di Madina Diduga ‘Pungli’ Dana Desa Rp10 Juta per Desa

​MANDAILING NATAL, SUMUT – Aroma busuk dugaan pemotongan anggaran negara kembali menyeruak di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara. Kali ini, oknum di tingkat kecamatan dituding bermain api dengan meminta “upeti” sebesar Rp10 juta sebagai syarat administrasi pencairan Dana Desa (DD).

​Seorang Kepala Desa (Kades) yang identitasnya dirahasiakan mengungkapkan jeritannya kepada media. Ia mengaku disandera oleh permintaan uang haram tersebut. Jika tidak disetorkan, berkas pencairan desa dipastikan mengendap dan tidak diproses.

​”Saya tidak berani mencairkan dana desa itu. Karena untuk pencairan, pihak kecamatan meminta potongan sebesar Rp10 juta per desa,” tegas sang Kades melalui pesan singkat, Selasa (17/03/2025).

​Kekhawatiran sang Kades bukan tanpa alasan. Ia mengaku bingung bagaimana mempertanggungjawabkan raibnya uang Rp10 juta tersebut dalam laporan administrasi desa nantinya. “Belum apa-apa sudah dipotong. Saya tidak tahu itu untuk apa, dan dari mana saya cari penggantinya?” tambahnya dengan nada kecewa.

​Akibat penolakan tersebut, pembangunan di desanya kini terancam lumpuh. Masyarakat yang seharusnya sudah menikmati manfaat Dana Desa dipaksa menunggu akibat ego dan dugaan keserakahan oknum birokrasi.

​Ironisnya, saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Mandailing Natal justru memilih jurus “seribu bahasa”. Hingga berita ini diturunkan, konfirmasi melalui WhatsApp tidak mendapatkan respons sedikitpun, memperkuat kesan adanya upaya tutup mata terhadap praktik pungli di lapangan.

​Ketua DPW Ikatan Jurnalis Independen Nusantara (IJEN) Sumatera Utara, Ismed Harahap, bereaksi keras atas temuan ini. Ia menegaskan bahwa Dana Desa adalah hak rakyat yang bersumber dari APBN, bukan “bancakan” oknum kecamatan.

​”Jika benar ada pemotongan, ini adalah kejahatan serius. Kami meminta aparat penegak hukum (APH), baik Kepolisian maupun Kejaksaan, segera turun tangan melakukan investigasi tanpa menunggu laporan resmi,” ujar Ismed.

​Diduga mencapai Rp10 juta per desa,Menunda proses administrasi jika uang tidak diserahkan.Terhambatnya realisasi program infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat desa.Kepala Desa dipaksa melakukan manipulasi laporan untuk menutupi potongan tersebut.

​Hingga saat ini, tim media masih berupaya mengejar klarifikasi dari pihak kecamatan terkait dan memantau perkembangan di lapangan. Publik kini menunggu keberanian Pemkab Madina dan pihak berwajib untuk membongkar praktik yang merusak integritas desa ini.

Read More

Gedung SDN 029 Lumban Dolok Kec.Siabu Kupak – Kapik Dibiarkan Pemkab Madina

Gedung SDN 029 Lumban Dolok Kec.Siabu Kupak – Kapik Dibiarkan Pemkab Madina

LUMBAN DOLOK Kondisi gedung SD Negeri (SDN) 029 Lumban Dolok, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), memprihatinkan karena kondisinya yang kupak-kapik dan belum mendapatkan perhatian dari Bupati serta DPRD Madina. Hal ini disampaikan oleh orang tua siswa, Marga Nasution, saat diwawancarai di Desa Lumban Dolok, Selasa (17/03).

Nasution mengungkapkan bahwa permohonan rehabilitasi gedung sekolah tersebut telah diusulkan setiap tahun, baik melalui DPRD, proposal kepada Bupati, maupun Dinas Pendidikan Madina. Namun, hingga saat ini, tidak ada respon yang diberikan oleh pihak Bupati Madina.

Padahal, pihak Dinas Pendidikan Madina sudah beberapa kali meninjau lokasi sekolah tersebut. Selain itu, Desa Lumban Dolok juga merupakan tempat asal tokoh nasional, Komjen (Purn) Saud Usman Nasution, yang juga dikenal sebagai tokoh pejuang pendirian STAIN Mandailing Natal.

Selain tokoh nasional tersebut, daerah ini juga melahirkan berbagai tokoh lainnya, seperti mantan Ketua KNPI Tapsel dan mantan Anggota DPRD Ali Rahman Nasution, Bahri Hasibuan yang pernah menjabat sebagai anggota DPRD Madina beberapa kali, Ketua KADIN dan anggota DPRD Madina Bahran Daulay, serta Ketua PWI Madina dua periode dan Dosen STAIN Madina Ridwan Lubis.

Menurut Nasution, seharusnya Kepala Dinas Pendidikan dan Bupati Madina menghargai keberadaan tokoh-tokoh tersebut sehingga kondisi gedung SDN 029 tidak dibiarkan kupak-kapik.

“Kami selaku orang tua siswa, menangis melihat gedung SDN tersebut, sebab tidak mereka hargai tokoh nasional kita. Sementara itu, sekolah SDN di daerah lain yang kondisinya masih bagus justru sudah diperbaiki,” ujarnya dengan nada kecewa.

Sementara Kepala SDN 029 Lumban Dolok, Tuty Khairani Pulungan, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp membenarkan bahwa banyak bagian gedung sekolahnya yang mengalami kerusakan. “Itulah kenyataannya, usulan sudah sering diajukan, tetapi belum ada anggaran yang disediakan untuk perbaikan,” ungkapnya.

Di sisi lain, ketika dikonfirmasi melalui WhatsApp mengenai hal ini, baik Koordinator Wilayah (Koorwil) Pendidikan Siabu maupun Plt. Kepala Dinas Pendidikan Madina, dr. M. Faizal Situmorang, memilih untuk bungkam dan tidak memberikan jawaban apapun. (.Ihsan.Sirrgar)

Read More

​Lalu Lintas di Pasar Sinonoan Macet Total, Volume Kendaraan Meningkat Tajam

​Lalu Lintas di Pasar Sinonoan Macet Total, Volume Kendaraan Meningkat Tajam

​SIABU – Arus lalu lintas di kawasan Pasar Sinonoan, Kecamatan Siabu, terpantau mengalami kemacetan total pada Rabu (18/03/2026). Penumpukan kendaraan ini terjadi seiring dengan meningkatnya aktivitas masyarakat di hari pasar.
​Berdasarkan pantauan di lokasi sejak pagi hari, antrean kendaraan roda dua maupun roda empat mengular cukup panjang. Kepadatan ini dipicu oleh tingginya volume kendaraan yang melintas serta aktivitas bongkar muat barang dan parkir kendaraan di bahu jalan yang memakan sebagian badan jalan nasional.
​Sejumlah pengendara yang melintas mengeluhkan kondisi ini karena menghambat waktu perjalanan. “Kondisinya cukup parah hari ini, kendaraan nyaris tidak bergerak di titik utama pasar,” ujar salah satu warga yang berada di lokasi.
​Kondisi pasar yang tumpah hingga ke pinggir jalan utama memang kerap menjadi titik rawan kemacetan setiap minggunya. Warga berharap adanya penempatan petugas di titik-titik krusial untuk mengatur arus lalu lintas agar kemacetan tidak berlangsung berlarut-larut.
​Hingga berita ini diturunkan, arus lalu lintas di sekitar Pasar Sinonoan masih terpantau padat merayap. Para pengguna jalan yang hendak melintasi jalur tersebut diimbau untuk bersabar atau mencari jalur alternatif jika memungkinkan.

Read More

Pastikan Mudik Aman, Kapolres Batu Bara Cek Kesiapan Pos Pam dan Pos Yan Ops Ketupat Toba 2026

Guna menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat menjelang perayaan Idul Fitri, Kapolres Batu Bara AKBP Doly Nelson H.H. Nainggolan, S.H., M.H., melakukan peninjauan langsung ke sejumlah Pos Pelayanan (Pos Yan) dan Pos Pengamanan (Pos Pam) di wilayah hukum Polres Batu Bara, Kamis (18/3/2026). ​Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polres Batu Bara dalam memastikan kesiapan personel…

Read More

Kapolres Batu Bara Serahkan Bingkisan Lebaran Untuk Personel Dan PHL

​ Kapolres Batu Bara AKBP Doly Nelson H.H. Nainggolan, S.H., M.H., memimpin langsung apel pagi sekaligus penyerahan bingkisan Lebaran Idul Fitri 1447 H kepada seluruh personel Polres Batu Bara, Polsek jajaran, serta Pegawai Harian Lepas (PHL), Rabu (18/3) di Lapangan Apel Mapolres Batu Bara. ​Kegiatan yang dimulai sekira pukul 08.00 WIB tersebut diikuti oleh Wakapolres,…

Read More

Antisipasi ‘Asmara Subuh’, Polsek Lima Puluh Perketat Keamanan di Wilayah Perbatasan Desa

Personel Kepolisian Sektor (Polsek) Lima Puluh meningkatkan intensitas pengamanan wilayah melalui patroli mobile pada waktu subuh guna mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Langkah ini diambil sebagai respons preventif terhadap potensi tindak kriminalitas 3C (Curat, Curas, dan Curanmor) serta aktivitas remaja yang kerap meresahkan di pagi hari. ​Giat patroli yang berlangsung pada Selasa (17/3/2026)…

Read More