admin

Kunker ke Polsek Siabu, Kapolres Madina AKBP Bagus Priady Tekankan Pelayanan Prima dan Netralitas

Kunker ke Polsek Siabu, Kapolres Madina AKBP Bagus Priady Tekankan Pelayanan Prima dan Netralitas

MADINA, SUMUT – Menjamin kesiapan personel di tingkat kecamatan, Kapolres Mandailing Natal (Madina) AKBP Bagus Priady S.i.k.m.si melaksanakan kunjungan kerja (kunker) ke Mapolsek Siabu pada Rabu (04/03/2026).

Kunjungan ini disambut langsung oleh Kapolsek Siabu iptu Ahmad juli Nasution SH beserta jajaran, sebagai bagian dari rangkaian evaluasi kinerja dan penguatan sinergi antara pimpinan Polres dengan personel di lapangan.

Kapolres menegaskan bahwa Polsek merupakan garda terdepan dalam melayani masyarakat. Ia meminta petugas piket dan unit pelayanan untuk selalu bersikap humanis dan responsif terhadap setiap laporan warga.

Mengingat dinamika politik di wilayah Sumatera Utara, AKBP Bagus Pariadi menginstruksikan seluruh anggota untuk tetap menjaga netralitas Polri dan fokus sepenuhnya pada pemeliharaan Kamtibmas.

Dalam tinjauannya, Kapolres memeriksa kondisi ruang tahanan dan lingkungan kantor untuk memastikan standar operasional prosedur (SOP) tetap berjalan maksimal.

“Kehadiran kita di tengah masyarakat harus memberikan rasa aman. Saya tekankan kepada seluruh personel Polsek Siabu agar memberikan pelayanan yang prima, profesional, dan tetap menjaga netralitas dalam kondisi apapun,” tegas AKBP Bagus Priady

Selain agenda internal, kunjungan ini juga diisi dengan tatap muka singkat bersama tokoh masyarakat di wilayah Siabu guna menyerap aspirasi terkait situasi keamanan lingkungan. Kapolres berharap kolaborasi antara Polri dan warga Siabu semakin erat demi terciptanya situasi yang kondusif

dan Di tempat yang sama AKBP bagus priandy juga memberikan bantuan sebanyak 20 untuk anak yatim-piatu di Polsek Siabu

Read More

Wabup Madina Ikuti Rakor Lintas Sektoral Tingkat Menteri untuk Operasi Ketupat Toba 2026

Wabup Madina Ikuti Rakor Lintas Sektoral Tingkat Menteri untuk Operasi Ketupat Toba 2026

Panyabungan, Diskominfo – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution mengikuti secara daring rapat Koordinasi Lintas Sektoral Bidang Operasional Tingkat Menteri dalam rangka Pelaksanaan Operasi Ketupat Toba tahun 2026 di Aula Rupatama Tantya Sudhirajati Polres Mandailing Natal pada Senin, 2 Maret 2026.

Rapat tersebut bertujuan untuk penetapan Rencana Garis Besar Pelaksanaan Operasi Kepolisian Terpusat “Ketupat Toba 2026”. Sementara di tingkat kementerian rapat berlangsung di Auditorium Mutiara STIK Lemdiklat Polri yang dipimpin oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Adapun peserta rakor yang hadir di Aula Rupatama Tantya Sudhirajati Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utami, Kapolres Madina AKBP Bagus Priandy, Kajari Madina Bani Imanuel Ginting, Wakil Ketua PN madina Hasnul Tambunan, dan Pabung Kodim 0212 TS Mayor Takbir.

Kemudian, Wakapolres Madina Kompol Aris Fianto, para kepala OPD, para PJU Polres Madina, Perwakilan Pertamina Patra Niaga M Fikri Heldiansyah, serta para personel Polres Madina.

Kapolri Listyo mengatakan rakor ini dalam rangka kesiapan pelayanan dan pengamanan Operasi Ketupat 2026. “Oleh karena itu, persiapan, pengamanan, harus betul-betul dilaksanakan secara optimal. Begitu juga pelayanan yang diberikan,” kata dia.

Kapolri menuturkan guna memastikan pengaman dan pelayanan selama arus mudik, Polri menggelar operasi ketupat sejak tanggal 13 Maret hingga 25 Maret dengan tagline Mudik Aman dan Keluarga Bahagia.

Dia juga menekankan, operasi akan melakukan pendekatan preemtive dan preventif. “Tentunya kami upayakan seminimal mungkin sehingga ini betul-betul menjadi pelayanan kemanusiaan,” sebut Sigit.

Kapolri mengungkapkan dalam pelayanan arus mudik Lebaran ini dikerahkan 161 ribu personel gabungan dari TNI, Polri, dan seluruh stakeholder.

Read More

Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution Lakukan Safari Ramadhan 1447/2026 Di Kabupaten Padang Lawas.

Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution Lakukan Safari Ramadhan 1447/2026 Di Kabupaten Padang Lawas.

Padang Lawas- Busertipikor.com-Gubernur Sumatera Utara(Sumut) Bobby Afif Nasution Didampingi Wakil Gubernur Surya Bsc, Melaksanakan Safari Ramadhan di Mesjid Al-Munawarah Desa sigala gala, Pasar Sibuhuan Kacamatan Barumun Kabupaten Padang Lawas ,senen- 02-2-2026.

Gubernur Sumatera Utara Di sambut Bupati Padang Lawas Putra Mahkota Alam Hasibuan(PMA) dan Wakil Bupati Ahmad Fauzan Nasution Di pelataran Mesjid Al-Munawarah.

Ribuan Masyarakat tumpah ruah memadati arena tempat berlasungnya Safari Ramadhan tersebut, Bupati Padang Lawas dalam sambutannya mengucap
Terimakasih atas kesempatan Gubernur disela sela Padatnya Jadwal Gubenur masih mau menyempatkan diri hadir ditengah
Masyakat Padang Lawas.

Sementara itu Bobby Nasution mengatakan Bahwa safari ramadhan adalah salah satu agenda Pemeritah Sumatera Utara
Di setiap Bulan Suci ramadhan,
Sekaligus merajut silahturrahmi
Dengan Pemeritah Palas dan juga
Masyarakat, dalam kesempatan tersebut Gubernur Juga menyerahkan bantuan kepada kelompok tani. dan bantuan lainya.

Dalam kesempatan tersebut juga diadakan Pengobatan gratis.Oleh Pemkab Dan sebelum Berbuka Puasa, Al Ustadz Damris Tambunan Menampakan kuliah Tujuh Menit(Kultum) tampak Hadir Bupati Palas, PMA Wakil Bupati AFN, Pj Sekda Palas Para Forkopimda Sumut. Forkopimda Palas, ibu ibu pengajian,
OKP Tokoh Agama,Tokoh Masyarakat. dan undangan lainya.

Gubernur Sumut Bobby Nasution juga menyerahkan Bantuan untuk
Mesjid Al-Munawarah Uang Rp. 500 juta, (Lima ratus juta Rupiah)
Bobby berharap batuan tersebut bisa Membantu Biaya operasional
Mesjid juga sosial kemasyarakatan, dan Keagamaan.

Bobby juga mengatakan semoga Silahturahmi terus berlanjut antara
Pemerintah Sumut dan padang Lawas demi untuk kemajuan. Dan
Pembangunan yang berkesinambungan. (Bon Jovi)

Read More

Darurat Akses, 11 Titik Jalan Provinsi di Ulu Pungkut Amblas ke Jurang

Darurat Akses, 11 Titik Jalan Provinsi di Ulu Pungkut Amblas ke Jurang

​MANDAILING NATAL – Akses transportasi di Kecamatan Ulu Pungkut, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) berada dalam kondisi kritis. Dalam sepekan terakhir, tercatat 11 titik jalan provinsi amblas dan longsor ke jurang akibat intensitas hujan yang tinggi.

​Kondisi terparah tersebar di sepanjang jalur perbukitan yang menghubungkan antar desa, dengan rincian sebagai berikut Mulai dari Desa Hutarimbaru hingga Desa Simpang Banyak Julu.

Retakan panjang pada badan jalan yang berujung pada runtuhnya aspal ke jurang sedalam puluhan meter.Sebagian titik kehilangan separuh badan jalan, memaksa kendaraan roda empat untuk mengantre dan melintas dengan sistem buka-tutup.

​Kepala Desa Muara Saladi, Saparuddin, mengonfirmasi bahwa cuaca ekstrem menjadi pemicu utama rapuhnya struktur tanah di area tersebut.

​”Ada yang separuh badan jalan hilang, ada juga yang menyisakan sedikit bahu jalan. Kami sudah mengajukan permohonan perbaikan ke dinas provinsi dan saat ini tengah menunggu realisasi,” ujar Saparuddin pada Sabtu (1/3).

​Mengingat jalur ini adalah nadi utama bagi distribusi logistik dan hasil pertanian, keterlambatan perbaikan dapat memicu isolasi ekonomi. Beberapa risiko yang diwaspadai meliputi:

​Minim Pengaman: Banyak titik longsor berada di tebing curam tanpa pembatas atau rambu peringatan yang memadai.
​Kondisi Licin: Hujan yang masih terus mengguyur membuat sisa badan jalan sangat berbahaya bagi sepeda motor dan bus penumpang.
​Potensi Longsor Susulan: Masyarakat diminta tetap waspada karena intensitas hujan di wilayah Sumatera Utara diprediksi masih tinggi.
​

Read More

11 Titik Jalan Provinsi Amblas ke Jurang di Kecamatan Ulu Pungkut, Gangguan Serius Bagi Pengendara

11 Titik Jalan Provinsi Amblas ke Jurang di Kecamatan Ulu Pungkut, Gangguan Serius Bagi Pengendara

Mandailing Natal- Sebanyak 11 titik jalan provinsi di Kecamatan Ulu Pungkut dilaporkan amblas dan longsor ke jurang dalam sepekan terakhir. Kerusakan parah ini terjadi di ruas jalan penghubung utama menuju ibu kota Kabupaten Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

Beberapa titik terparah dilaporkan berada di jalur yang berbatasan langsung dengan tebing curam tanpa pembatas pengaman. Minimnya rambu peringatan serta kondisi jalan yang licin akibat hujan semakin meningkatkan potensi bahaya bagi pengguna jalan.

Kepala Desa Muara Saladi Saparuddin menyatakan kondisi jalan yang berada di jalur perbukitan itu mengalami retakan panjang sebelum akhirnya sebagian badan jalan runtuh ke jurang sedalam puluhan meter. Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir diduga menjadi pemicu utama terjadinya longsor.

“Sudah ada 11 titik yang amblas, mulai dari Desa Hutarimbaru sampai ke desa Simpang banyak julu. Ada yang separuh badan jalan hilang, ada juga yang menyisakan sedikit bahu jalan. Kendaraan roda empat harus antre dan ekstra hati-hati saat melintas,” ujar Saparuddin, Sabtu (1/3).

Ia juga menyampaikan bahwa laporan terkait kerusakan jalan tersebut telah diajukan kepada Dinas Pekerjaan Umum Madina.

“Kita sudah ajukan permohonan perbaikan jalan ke dinas provinsi. Kita tunggu saja, semoga cepat terealisasi,” ucapnya menirukan pernyataan pihak dinas.

Kerusakan ini menyebabkan arus lalu lintas terganggu. Pengendara sepeda motor dan mobil pribadi dan bus penumang terpaksa memperlambat laju kendaraan. Warga berharap perbaikan permanen dapat segera direalisasikan mengingat ruas jalan tersebut merupakan akses vital bagi distribusi logistik, hasil pertanian, serta mobilitas masyarakat antar kecamatan di wilayah Sumatera Utara.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan korban jiwa. Namun, masyarakat diminta tetap waspada mengingat potensi hujan dengan intensitas tinggi masih berlanjut di kawasan tersebut.

Peliput: Handri Nasution

Read More

Kondisi Rumput di Kantor Camat Siabu, Bentuk Perlawanan nyata Pada Bupati

Kondisi Rumput di Kantor Camat Siabu, Bentuk Perlawanan nyata Pada Bupati

Menyikapi berita viral rumput dikantor camat siabu, bentuk perlawanan nyata pada pimpinan, yakni bupati madina, saipullah Nasution,

“Kebersihan Adalah
Cermin Pelayanan” anggota DPRD Madina Sulton Nasution,
Menanggapi keluhan masyarakat serta pemberitaan media mengenai kondisi lingkungan Kantor Camat Siabu kabupaten Mandailing Natal Minggu 01 /03/26.
yang dinilai kurang terawat akibat tumbuhnya rumput liar, khirnya memberikan pernyataan resmi, dan angkat bicara

​Dalam keterangannya, Sulton menegaskan bahwa kondisi estetika dan kebersihan kantor pemerintahan bukan sekadar masalah pemandangan, melainkan bentuk penghormatan terhadap masyarakat yang datang untuk mendapatkan pelayanan.

Pernyataan ​Komitmen Pembenahan,Sulton menyatakan bahwa pihak kantor camat siabu, selaku camat siabu telah nyata mencoreng nama pimpinannya dan berharap pihak kantor camat melakukan untuk segera melakukan aksi pembersihan dan penataan ulang halaman kantor.

ia mengakui adanya sedikit keterlambatan dalam pemeliharaan rutin, namun memastikan hal tersebut tidak akan menjadi alasan permanen untuk membiarkan fasilitas publik terlihat kumuh.

“Kantor Camat adalah rumah rakyat di tingkat kecamatan. Jika lingkungannya asri dan bersih, masyarakat akan merasa lebih nyaman saat mengurus administrasi,” ujar Sulton.

​Lanjut
​Sulton juga menambah Ia mengapresiasi kontrol sosial yang dilakukan oleh media dan masyarakat sebagai bahan evaluasi kinerja di tingkat kecamatan, Kecamatan siabu

​Justru masukan mengenai rumput yang panjang ini menjadi pengingat bagi pihak kantor camat bahwa hal-hal kecil di kantor pelayanan tetap menjadi perhatian serius ucap sulton

Disisi lain camat siabu mengatakan dirinya lgi cuti, hubungi Andi bendahara untuk tindak lanjutnya, ibuh caamat di saat konfirmasi by WhatsApp shap

Peliput: Handri Nasution

Read More

Tanggul Jebol di Aek muara sada, Ketua IJEN Sumut Ismed Harahap Desak Perbaikan Cepat dan Permanen

Tanggul Jebol di Aek muara sada, Ketua IJEN Sumut Ismed Harahap Desak Perbaikan Cepat dan Permanen

​SIABU (01/03/2026) – Menanggapi peristiwa jebolnya tanggul di kawasan Huraba, Kecamatan Siabu, Ketua Ikatan Jurnalis Ekonomi & Niaga (IJEN) Sumatera Utara, Ismed Harahap, memberikan pernyataan keras terkait dampak lingkungan dan ekonomi yang menghantui masyarakat sekitar.

​Kejadian yang berlangsung pada Minggu (01/03) ini telah menyebabkan kekhawatiran besar, terutama bagi para petani dan warga yang menggantungkan hidup pada aliran air serta keamanan infrastruktur tersebut.

Ismed menegaskan bahwa pemerintah daerah dan instansi terkait tidak boleh sekadar melakukan penanganan “tambal sulam”. Dibutuhkan solusi permanen agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

“Jebolnya tanggul ini bukan sekadar masalah infrastruktur, tapi masalah perut. Ratusan hektar lahan pertanian terancam gagal panen jika distribusi air terganggu atau justru merendam pemukiman,” ujar Ismed.

Beliau juga menyoroti pentingnya pengawasan terhadap kualitas proyek pemeliharaan tanggul yang selama ini berjalan, guna memastikan spesifikasi bangunan sesuai dengan debit air yang ada.

​”Kami meminta pihak berwenang segera turun ke lapangan. Jangan tunggu dampak sosialnya meluas. Koordinasi antara Dinas PU dan BPBD harus dipercepat hari ini juga,” tegas Ismed Harahap saat meninjau lokasi di Siabu

​Hingga berita ini diturunkan, warga bersama unsur relawan masih berupaya melakukan tindakan darurat secara swadaya. Namun, volume air yang tidak menentu memerlukan alat berat dan material penguat dari pihak pemerintah pusat maupun provinsi.

Read More

Korwasis Madina Soroti Lambatnya Penanganan Tanggul Aek Muara Sada yang Jebol,830 Hektar Sawah Terancam Puso

Korwasis Madina Soroti Lambatnya Penanganan Tanggul Aek Muara Sada yang Jebol,830 Hektar Sawah Terancam Puso

​MADINA, 28 Februari 2026 – Sejumlah jurnalis yang tergabung dalam Koordinator Wartawan Eksis (Korwasis) Mandailing Natal secara resmi menyatakan sikap keprihatinan mendalam atas bencana jebolnya tanggul Aek Muara Sada di wilayah Simangambat.

Insiden ini kini menjadi viral setelah laporan lapangan menunjukkan dampak ekonomi yang masif bagi masyarakat agraris setempat.

​Berdasarkan data yang dihimpun tim di lapangan, luapan air akibat jebolnya tanggul tersebut telah merendam dan merusak sedikitnya 830 hektar lahan pertanian warga.

Angka ini memicu kekhawatiran serius akan terjadinya gagal panen (puso) massal yang mengancam ketahanan pangan dan kesejahteraan petani di kawasan tersebut.

​Utama Sorotan Korwasis Madina:
​Dampak Ekonomi Luar Biasa, Kerusakan lahan seluas 830 hektar bukan sekadar angka statistik, melainkan hilangnya mata pencaharian ratusan kepala keluarga.
​Urgetnitas Perbaikan,

Korwasis mendesak Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal melalui dinas terkait (PUPR dan Pertanian) serta Balai Wilayah Sungai (BWS) untuk segera melakukan tindakan darurat (tanggap darurat) guna menutup tanggul yang jebol.

“Menyoroti perlunya audit, terhadap pemeliharaan infrastruktur irigasi di wilayah tersebut guna mencegah kejadian serupa berulang di masa depan.
​”Kami tidak hanya melaporkan fakta, tapi kami mengawal jeritan petani. 830 hektar itu luas yang sangat signifikan. Jika tidak segera ditangani secara permanen, dampak sosialnya akan panjang,” ujar ketua Korwasis Madina Ringgo siregar dan para petinggi korwasis di damping tokoh masyarakat Ahmatmat, Pontas hasibuan di lokasi lahan pertanian di huraba kecamatan Siabu Sabtu 28/02/2026 dalam keterangan persnya hari ini.
​Kondisi di Lapangan
​Hingga saat ini, para petani di desa huraba dan Siabu dan bonandolok kecamatan Siabu kabupaten Mandailing Natal

dilaporkan hanya bisa pasrah melihat tanaman padi mereka yang mulai membusuk terendam air. Upaya swadaya masyarakat telah dilakukan, namun keterbatasan alat berat membuat perbaikan tanggul tidak maksimal menghadapi debit air yang tinggi. Yang seharusnya alat Beko ampibi di kucurkan untuk pengerukan di Aek muara Sada Simangambat

​Korwasis Madina berkomitmen untuk terus mengawal isu ini hingga ada tindakan nyata dari pemerintah pusat maupun daerah, demi memastikan para petani mendapatkan kompensasi atau bantuan bibit serta perbaikan infrastruktur yang layak.

Peliput: Handri. Nst

Read More

BUPATI PALAS GELAR SAFARI RAMADHAN JUM,AT BERKAH DI KEC. BARTENG, PALAS.

BUPATI PALAS GELAR SAFARI RAMADHAN JUM,AT BERKAH DI KEC. BARTENG, PALAS.

,buser tipikor jum,at 27 pebr 2026, padang lawas. ,sumut,,,,semenjak bupati padang lawas putra mahkota alam hasibuan se, menjabat sebagai bupati betul betul beliau merajut kebersamaan dan terus berjuang melaksanakan visi dan misi yg perlahan. Satu persatu muncul kepermukaan dengan tekad satukan hati rajut kebersamaan ,beliau terus melaksanakan jum,at berkah ,di kec barumun tengah kab padang lawas sekaligus safari ramadhan di mesjid nurul jannah terletak di pusat pasar binanga, kec barumun tengah kab padang lawas ,turut hadi mendampingi bapak sekwan, kadis pendapatan diskominfo kadis naker kadis perizinan serta anggota dprd dari dapil dua .

Bupati berharap semoga kita tidak pernah bosan melaksanakan kegiatan dalam bentuk keagamaan seperti yg kita laksanakan pada hari ini tegas bupati , luruskan niat teruslah bermanfaat bagi masyarakat yg ada di daerah kita ini dan memberikan santunan kepada anak yatim dan orang tua jompo dan beberapa buah ambal kepada nazir mesjid.

” Efesiensi yg terjadi pada saat ini bukan saja daerah kita yg kena dampak melainkan seluruh negeri dan daerah yg ada di nusantara ini”, ucapnya , sembari mengingatkan karena kita punya harus motivasi yang tinggi dalam bekerja, tingkatkan inocasi dan kreativitas dalam melaksanakan tugas sehari hari.

Bupati Palas juga mengatakan, semboyan tano adat digomgom ibadat maka kita harus metengahkan keagamaan dan tidak terlepas dari adat dan budaya yg sudah mengakar dari pendahulu kita, untuk mencapai perubahan menuju padang lawas maju mandiri amanah jaya dan unggul ,kita harus terus mencari solusi bagaimana caranya supaya kita terlepas dari keadaan yg terjepit di bidang ekonomi , dan menuju indonesia emas thn 2045 nanti,

“saya berharap di acara safari ramadhan terakhir ini kita terus beradaptasi dan kerja keras ,dan jangan lupa melaksanakan amal bakti ,saya tidak akan menawarkan masa lalu bagaimana kita bisa mencapai masa depan yg lebih maju” , tegas bupati padang lawas, Putra Mahkota Alam Hasibuan, SE,( bonjovi)

Read More

Kotanopan Bak “Kota Hantu”, Irham Syururi Desak Pemkab Madina Segera Perbaiki Lampu Jalan

Kotanopan Bak “Kota Hantu”, Irham Syururi Desak Pemkab Madina Segera Perbaiki Lampu Jalan

​MADINA – Legislator muda dari Partai Amanat Nasional (PAN), Irham Syururi Nasution, menyampaikan desakan keras kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mandailing Natal (Madina) untuk segera membenahi fasilitas publik di Kelurahan Pasar Kotanopan. Pasalnya, rusaknya lampu jalan di sepanjang median jalan lintas Sumatera (Jalinsum) wilayah tersebut telah memicu kerawanan kecelakaan dan merusak estetika kota.

​Dalam keterangannya pada Rabu (28/2/2026), Irham mengungkapkan keprihatinannya atas kondisi Kotanopan yang kini gelap gulita saat malam hari. Ia menilai pemerintah daerah terkesan lalai dan membiarkan infrastruktur vital ini terbengkalai terlalu lama.

Kegelapan di sepanjang jalur strategis Jalinsum telah mengakibatkan tingginya angka kecelakaan lalu lintas. “Jangan sampai menunggu korban jiwa jatuh lagi baru ada perbaikan,” tegas Irham.

Kerusakan terpantau mulai dari jembatan Singengu hingga wilayah Jambur Tarutung. Irham menyebut hanya sedikit lampu jalan yang masih berfungsi normal.

Selain lampu, Irham juga meminta pemasangan rambu yang jelas. Saat ini, banyak median jalan dan trotoar di Jambur Tarutung dan dekat jembatan Singengu hancur akibat sering ditabrak kendaraan yang kesulitan melihat medan jalan.

Sebagai ibu kota kecamatan, Kotanopan seharusnya memiliki wajah yang terang dan tertata. “Sungguh ironis, Kotanopan tidak ubahnya seperti ‘kota hantu’. Padahal, keindahan kota di malam hari sangat bergantung pada penerangannya,” tambahnya.

​Irham Syururi menekankan bahwa keluhan ini sebelumnya sudah pernah disampaikan kepada pihak terkait, namun hingga kini belum ada tindakan nyata. Melalui desakan ini, ia berharap Dinas Perhubungan atau instansi terkait di Pemkab Madina segera turun ke lapangan untuk melakukan perbaikan menyeluruh.

​”Ini adalah jalur lintas Sumatera yang padat. Keamanan pengguna jalan dan kenyamanan warga Kotanopan harus menjadi prioritas utama pemerintah,” tutupnya.

​

Read More