Batu Bara, Busertipikor.com Pagi itu, matahari di Desa Pematang Jering, Kecamatan Sei Suka, Kabupaten Batu Bara, terasa cukup hangat. Namun, suasana di salah satu sudut desa tersebut tampak berbeda dari biasanya. Sejumlah personel kepolisian berpakaian dinas lengkap terlihat menyusuri jalanan desa, bukan untuk melakukan penindakan hukum, melainkan untuk membawa pesan kemanusiaan. Pada Minggu (19/4/2026) pukul…
Gerak Cepat, Satlantas Polres Batu Bara Evakuasi Korban Kecelakaan Maut di Tol Indrapura–Kisaran
Aksi sigap dan responsif ditunjukkan personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Batu Bara dalam menangani kecelakaan lalu lintas tunggal yang terjadi di ruas Jalan Tol Indrapura–Kisaran, KM 113+500, Sabtu (14/3/2026) pagi.
Begitu menerima informasi kecelakaan yang melibatkan mobil penumpang umum (Mopen) BK 1361 UD sekitar pukul 05.40 WIB, personel kepolisian langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian di Desa Tanjung Muda, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara.

Setibanya di Tempat Kejadian Perkara (TKP), petugas langsung melakukan langkah-langkah darurat. Fokus utama tim adalah memberikan pertolongan pertama kepada para korban dan segera mengevakuasi mereka ke RSU Bidadari, Batu Bara.
Dalam insiden yang diduga dipicu oleh pecahnya ban depan sebelah kiri kendaraan ini, dua orang penumpang yakni Ranti Br Siahaan (21) dan Rosinta Sitinjak (20) dinyatakan meninggal dunia. Sementara itu, pengemudi Asrin Nainggolan (54) serta tiga penumpang lainnya, Herlina Naibaho, Resti Br Siahaan, dan Agung Cristian Nainggolan, langsung mendapatkan penanganan medis intensif akibat luka yang dialami.

Selain fokus pada penyelamatan korban, personel Satlantas Polres Batu Bara juga bergerak cepat melakukan olah TKP guna memastikan kronologi kejadian. Kendaraan nahas yang mengalami kerusakan parah pada bagian bodi dan kaca segera diamankan sebagai barang bukti untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
”Kami langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan memastikan arus lalu lintas tetap kondusif agar tidak terjadi kemacetan atau kecelakaan susulan. Prioritas kami adalah mengevakuasi korban secepat mungkin ke rumah sakit,” ujar pihak Kasihumas Polres Batu Bara.

Saat ini, kasus kecelakaan yang mengakibatkan kerugian materiil sekitar Rp10 juta tersebut masih dalam penanganan unit Laka Lantas Polres Batu Bara. Polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi guna memastikan penyebab pasti kecelakaan tunggal tersebut.
Gerak cepat aparat kepolisian ini dinilai sangat krusial dalam meminimalisir risiko bagi pengguna jalan tol lainnya serta memastikan para korban segera mendapatkan akses penanganan medis yang diperlukan.
Sumber : Humas Polres Batu Bara
Jurnalis : BOYS-3



